close

Follow SERUJI

53,147FansSuka
396PengikutMengikuti
7,070PengikutMengikuti
643PelangganBerlangganan

Momotoran Pak Dhe Juli

Pak Dhe Juli bukan tokoh, bukan siapa-siapa, sudah berumur. Tapi, dia suka bergaya. Karenanya, dia selalu menjadi perhatian di kampung, untuk “sesegaran” suasana, hiburan rakyat murah meriah.

Suatu kali, Pak Dhe lihat anak-anak muda turing pakai motor. Keren. Terbersitlah niat untuk ikut-ikutan, ‘momotoran‘ sebutannya. Keren, sepertinya.

Di rumah, hanya ada satu motor, yang dipakai ke sawah oleh keponakan. Tak hilang kreatif, Pak Dhe Juli bongkar habis motor itu tinggal kerangka. Keren pikirnya. Segera kemudian ambil jaket jins dan celana comprang ala anak muda, tak lupa kaca mata hitam dan helm ala marinir.

Melajulah Pak Dhe Juli ke jalan raya. Tragis, tak lama kemudian acara ‘momotoran’ tunggal harus berhenti di sebuah lokasi operasi kendaraan oleh polisi. Sambil heran dan ketawa-ketiwi, Polisi menginterogasi Pak Dhe Juli yang kehilangan gaya serta planga-plongo.

Kisah fiksi Pak Dhe Juli barangkali terjadi di dunia nyata dengan pelaku yang mirip-mirip. Keinginan menarik perhatian orang lain tak serta merta membuat nasib menjadi lebih baik. Bahkan, ketika dilakukan secara berlebihan, hanya akan dilihat seperti kelakuan anak-anak yang tak berpikir secara dewasa, walau sudah tua.

Masih mending dengan Pak Dhe Juli, yang hanya ingin sekedar menarik perhatian. Lebih berbahaya lagi jika ada kepentingan lain, seperti mencoba mempengaruhi orang-orang agar bertindak sesuai keinginannya. Misal, bagaimana anak-anak muda begitu mudahnya diajak nongkrong, merokok, dan lainnya karena diiming-imingi ‘gegayaan‘ secara bawah sadar.

Barangkali apa yang seperti dilakukan Pak Dhe Juli ini benar-benar berhasil meraih perhatian, namun kualitas citra Pak Dhe Juli tidak lebih sekedar hiburan, tak ada kepercayaan kecuali hanya pada sifat-sifat tertentu yang tak berdampak besar bagi lingkungan. Ia tak mungkin dipercaya menjadi duta kampung, misalnya. Apalagi menjadi pimpinan.

Kebaikan, kejujuran, dan loyalitas kepada kampung mungkin tak diragukan. Namun, kapasitasnya dianggap sebagai sekedar “penghibur” warga, lain tidak. Kalau memilih pimpinan, ketua RW misalnya, tentu warga lebih setuju jika yang terpilih adalah orang yang memiliki citra kepribadian kuat alias tidak mudah dipengaruhi, integritas istilah kerennya walau tidak tepat-tepat amat.

Bila ujungnya “kedudukan” yang dicari, barangkali sebagian orang akan gelap mata dan melakukan seperti apa yang dilakukan oleh Pak Dhe Juli. Inilah titik yang seharusnya ditekankan oleh setiap orang. Niat awal seharusnya: kebaikan untuk semua, utamanya setelah ia menduduki jabatan.

Orang yang punya niat kebaikan untuk semua, bersegera menghilangkan nafsu jabatan ketika paham jika dirinya bakal menyengsarakan banyak orang saat menjabat kelak. Mundur, menjadi langkah terhormat, seperti banyak terjadi di negara-negara berperadaban atau etika yang tinggi.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Muhammad Hanif Priatama
Penulis bebas yang bebas menulis untuk belajar menjadi manusia sesungguh-sungguhnya. https://t.me/sobatbersih

YANG LAGI PRO-KONTRA

Ternyata Bukan Ekonomi Meroket, Tapi Neraca Perdagangan Terburuk Selama 12 Tahun

Pertumbuhan ekonomi tidak jadi meroket, malah neraca perdagangan terburuk selama 12 tahun terkahir.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Mengelola Kasih Tak Sampai Ala Rasulullah SAW

Jatuh cinta bisa datang kapan saja dan pada siapa saja. Beruntunglah bagi yang bisa menikah dengan pasangan jatuh hatinya. Namun,

MIUMI dan Safari Dakwah Ustadz Bachtiar Nasir

MIUMI mengajak muslimin muslimat di seluruh Indonesia untuk bersama-sama menjaga arah perjuangan umat dan menjaga sinergi antara keislaman dan kebangsaan.

Rawat Nenek Ubud, Komunitas Ketimbang Ngemis Bali Berbagi Kebahagiaan

Di usia senjanya, Ni Wayan Lepug (85 tahun) Asal Ubud, Kabupaten Gianyar harus hidup sebatang kara tanpa ditemani oleh keluarganya

Macan Padi dan Pilot Keren Prabowo-Sandiaga Lanjut Ngluruk Jatim

Kegiatan Ngluruk Jatim yang dilakukan oleh dua kelompok relawan militan paslon 02 yaitu Macan Padi Indonesia dan Pilot Keren Prabowo Sandiaga, dilanjut sampai ke...

Tak Hanya Teori, “Aksi Indonesia Muda” Peduli Masyarakat Eks Kusta di Kampung Dangko

Projek sosial yang dilakukan AIM kali ini berupa projek pemberdayaan perempuan dalam bentuk pelatihan pembuatan keset kaki.

‘Macan Padi’ dan ‘Pilot Keren Prabowo-Sandi’ Putihkan Lamongan

etelah sebelumnya meramaikan Kota Madiun, kali ini kelompok relawan Prabowo-Sandiaga, 'Macan Padi' dan 'Pilot Keren Prabowo-Sandi' hadir di Kota Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (9/2).

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

Yusril Ihza Mahendra dan Lukah

WARGASERUJI - Lukah sebuah alat penangkap ikan tradisional yang sering digunakan  penduduk pedalaman dalam menangkap ikan di sungai.  Lukah yang terbuat dari rotan dipasang...

Sekuel Kedua Film The Power of Love, “Hayya the Movie” Shooting di 212 Mart

JAKARTA, WARGASERUJI - Film dengan latar belakang Aksi 212 berjudul 'The Power of Love' sempat booming dan jadi salah satu film lokal yang paling...

TERPOPULER

Ternyata Bukan Ekonomi Meroket, Tapi Neraca Perdagangan Terburuk Selama 12 Tahun

Pertumbuhan ekonomi tidak jadi meroket, malah neraca perdagangan terburuk selama 12 tahun terkahir.

MIUMI dan Safari Dakwah Ustadz Bachtiar Nasir

MIUMI mengajak muslimin muslimat di seluruh Indonesia untuk bersama-sama menjaga arah perjuangan umat dan menjaga sinergi antara keislaman dan kebangsaan.

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Mengelola Kasih Tak Sampai Ala Rasulullah SAW

Jatuh cinta bisa datang kapan saja dan pada siapa saja. Beruntunglah bagi yang bisa menikah dengan pasangan jatuh hatinya. Namun,

Ketika Kata “Akal Sehat” Menangis di Kamus, di Musim Pilpres

- Catatan untuk Rocky Gerung dan Barisan Yang Sepaham. Oleh: Denny JA Di era pemilu presiden, banyak hal didangkalkan. Termasuk makna akal sehat, yang kini seolah...