Follow SERUJI

96,291FansSuka
396PengikutMengikuti
6,765PengikutMengikuti
668PelangganBerlangganan

Meng-“Hoax”-kan Saracen

Pengadilan memutuskan, Jasriadi tidak terbukti menebar kebencian dan kabar hoax. Jasriadi hanya didakwa telah melakukan kegiatan ilegal berupa menggunakan akun milik orang lain tanpa izin. Apakah ini bukti hasil kerja meng-hoax-kan Saracen?

Baca : Tidak Terbukti Sebarkan Ujaran Kebencian,  Admin Saracen Hanya Divonis Akses Ilegal Akun FB 

Di banyak media, tahun 2017, marak pemberitaan tentang Saracen yang diduga menerima dana untuk penyebaran ujaran kebencian. Darimanakah media-media tersebut mendapatkan sumber berita? Jika benar mematuhi etik jurnalistik, maka ada sumber yang “terpercaya” yang membuat media berani memberitakannya.

Pertanyaannya, sumber itu sengaja menginput hoax ke media? Saracen bisa jadi benar ada, namun tuduhan ke Saracen belum tentu benar adanya. Keputusan pengadilan bahkan menegaskan bahwa timbul peristiwa disintegrasi bangsa akibat pemberitaan tentang Saracen yang terlalu berlebihan.

Apakah ada intervensi kepada hakim?  Jika dilihat dari sosok seorang Jasriadi, rasanya sangat tidak mungkin. Memang beberapa saat yang lalu dunia peradilan serasa diguncang ketidakpercayaan karena penangkapan hakim oleh KPK, namun kasusnya melibatkan ‘orang kuat’, bukan sekelas Jasriadi.

Kalau demikian, memang benar ada pihak yang punya kepentingan memanfaatkan grup-grup di media sosial, terutama yang punya argumentasi berseberangan, untuk dijadikan ‘pelaku’, kemudian di blow up di media massa.

Kejadian hampir serupa, beberapa, karena suatu kesalahan namun dibumbui dengan berita heboh. Tuduhan publik tak terbukti atau belum terbukti, tapi sudah terjadi pembunuhan karakter. Lebih berat lagi dampaknya di masyarakat, yakni terjadi polarisasi yang semakin menguat bahkan di ranah menyinggung SARA.

Maka benar kekhawatiran hakim jika kasus-kasus yang sederhana menjadi berbahaya ketika dibingkai niat jahat pembusukan karakter.  Dari mana? Biasanya, isu buruk seperti ini terjadi di dunia adu rebut kekuasaan.

Dan pihak yang sulit terjamah hukum adalah pihak yang paling mudah dan aman menebar hoax.  Normal. Lumrah. Gawatnya, terang benderang terbaca publik, membuat semakin hilang kepercayaan antar anak bangsa. Satu pihak diproses cepat, pihak berseberangan hilang  kabar kasusnya tak berbekas.

Apakah sejarah raja-raja tanah Jawa yang tumbang akibat pertikaian saudara tidak menjadi pelajaran? Jika tidak, tak usah menunggu 2030 untuk Indonesia bubar.

 

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Muhammad Hanif Priatama
Penulis bebas yang bebas menulis untuk belajar menjadi manusia sesungguh-sungguhnya. https://t.me/sobatbersih

YANG LAGI PRO-KONTRA

Konsep Kampanye Konser Lebih Mencerminkan Keindonesiaan dibanding Konsep Kampanye Subuh Berjamamaah?

Saya bertanya lagi dalam hati, apakah konsep kampanye konser lebih mencerminkan keindonesiaan daripada konsep kampanye subuh berjamaah? Bukankah nyanyian juga merupakan ciri khas ibadah agama tertentu?

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...

Dukungan Sekaligus Nasehat Ust. Salim A Fillah Untuk Prabowo

WARGASERUJI - Ust. Salim A Fillah, ustadz penggiat masjid Jogokariyan yogyakarta melalui akun twitternya @salimafillah menyatakan dukungan kepada capres Prabowo Sandi, tapi bukan dukungan...

Derita Muslim Harus Diakhiri

Sementara di bumi Palestina tepatnya wilayah Gaza, kembali memanas. Serang militer Israel kembali dilakukan untuk mengepung Gaza. Sampai kapan derita umat Islam atas kekejian musuh-musuh Islam akan berakhir?

Mengapa Anakku Nakal?

WARGASERUJI - Secara sadar maupun tidak, sering kita menemui sebuah keluhan dari orang tua mengenai anak-anak mereka. Pertanyaan ‘Mengapa anakku nakal?’, ‘Mengapa anakku bermasalah?’...

Hipokrit HAM, Langgengkan Penjajahan

Di Tepi Barat hidup sekitar 400 ribu warga Yahudi, dan 200 ribu lainnya di Yerussalem Timur. Disisi lain, Israel juga berniat mendirikan negara di Tepi Barat yang memang ditinggali sekitar 2,5 juta warga Palestina.

Kebijakan Suatu Negeri Dalam Lingkaran PBB

WARGASERUJI - Tidak sah rasanya jika esensi suatu negeri tidak bergabung pada PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa). Keberadaan PBB diharapkan dapat menjadi pemersatu negeri-negari di...

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Inilah Orasi Terbaik Prabowo versi Anis Matta

Dia mencatat ada ungkapan terbaik yang dilontarkan Prabowo pada orasinya pagi tadi di acara tersebut, yaitu saat Prabowo mengatakan, “Saya ingin mewakafkan sisa hidup saya untuk rakyat.”

Dukungan Sekaligus Nasehat Ust. Salim A Fillah Untuk Prabowo

WARGASERUJI - Ust. Salim A Fillah, ustadz penggiat masjid Jogokariyan yogyakarta melalui akun twitternya @salimafillah menyatakan dukungan kepada capres Prabowo Sandi, tapi bukan dukungan...

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...

Kebijakan Suatu Negeri Dalam Lingkaran PBB

WARGASERUJI - Tidak sah rasanya jika esensi suatu negeri tidak bergabung pada PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa). Keberadaan PBB diharapkan dapat menjadi pemersatu negeri-negari di...