Follow SERUJI

96,205FansSuka
396PengikutMengikuti
6,748PengikutMengikuti
670PelangganBerlangganan

Kasus Bank Century dan E-KTP, Mungkinkah Jadi Komoditi Barter Politik?

Halaman media massa kembali diramaikan dengan kasus Bank Century yang sempat “mlempem” selama beberapa saat. Diangkatnya kembali kasus ini sebagai tindak lanjut atas putusan sidang pra peradilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas penggugat Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tergugat dan dimenangkan oleh MAKI.

Hal ini tentunya semakin memanaskan suhu politik menjelang Pemilihan Legislatif dan Presiden di negeri ini. Kasus Bank Century dan E-KTP yang terjadi pada era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudoyono sehingga memungkinkan untuk menyeret pejabat yang aktif pada masa-masa tersebut untuk menjadi tersangka.

Rasanya bukanlah menjadi sesuatu yang mustahil jika di masyarakat muncul sikap pesimis akan dijadikannya kasus Bank Century ini sebagai komoditi barter politik. Dengan disebutnya beberapa tokoh antara lain Puan Maharani dan Ganjar Pranowo yang merupakan kader PDIP, dan Setya Novanto selaku mantan Ketua Partai Golkar dalam kasus E-KTP. Partai-partai tersebut merupakan bagian dari partai koalisi pendukung pemerintah. Di lain pihak kasus Bank Century melibatkan mantan Wakil Presiden Budiyono menjabat pada era Presiden Susilo Bambang Yudoyono sekaligus sebagai Ketua Partai Demokrat.

Tentunya rakyat akan disajikan sesuatu pemandangan yang menyedihkan, ketika antar sesama partai politik melakukan “penelanjangan” kebobrokan partai yang lain. Kerugian akibat E-KTP sebesar 2.3 T dan Bank Century sebesar 7.4 T tentunya akan menjadi kasus yang ditunggu penyelesaiannya.

Apakah tidak mungkin kasus ini akan “melempem” kembali karena melihat banyaknya partai politik yang terlibat dalam kasus ini baik secara langsung maupun tidak langsung. Ketika pihak-pihak yang terlibat melakukan kompromi maka tidak mustahil kasus ini akan menguap dan tentunya masyarakat yang akan menjadi korban.

Sikap profesionalisme lembaga-lembaga penegak hukum tentunya menjadi tumpuan bagi masyarakat. Ketika profesionalisme itu hilang, maka yang terjadi adalah “Sandiwara Politik” dengan harga tiket yang mahal dan dibayar oleh masyarakat sampai ke anak cucu masing-masing.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Misbah Hadi Wiyonohttp://www.kcu-wooddoor.com
Berprofesi sebagai marketing produk kayu baik lokal/proyek dan export ke Asia, Amerika dan Afrika. Membina Ponpes Darrul Arash - Lebak - Banten Gusdurian dan tidak berafiliasi ke parpol manapun Belajar untuk lebih bermanfaat untuk agama dan bangsa ini sesuai dengan kemampuan yang dimiliki

YANG LAGI PRO-KONTRA

Konsep Kampanye Konser Lebih Mencerminkan Keindonesiaan dibanding Konsep Kampanye Subuh Berjamamaah?

Saya bertanya lagi dalam hati, apakah konsep kampanye konser lebih mencerminkan keindonesiaan daripada konsep kampanye subuh berjamaah? Bukankah nyanyian juga merupakan ciri khas ibadah agama tertentu?

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Jangan Fitnah Ulama!

WARGASERUJI - Akun Twitter pribadi salah seorang anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dibajak pada malam, Sabtu (13/4). Hal itu...

Enam Tingkat Kewajiban Terhadap Alquran

Enam tingkat kewajiban terhadap Al Quran adalah mulai dari mengimani, membaca (tilawah), memahami, beramal, mengajarkan, dan terakhir membela ketika Al Quran diserang

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...

Dukungan Sekaligus Nasehat Ust. Salim A Fillah Untuk Prabowo

WARGASERUJI - Ust. Salim A Fillah, ustadz penggiat masjid Jogokariyan yogyakarta melalui akun twitternya @salimafillah menyatakan dukungan kepada capres Prabowo Sandi, tapi bukan dukungan...

Derita Muslim Harus Diakhiri

Sementara di bumi Palestina tepatnya wilayah Gaza, kembali memanas. Serang militer Israel kembali dilakukan untuk mengepung Gaza. Sampai kapan derita umat Islam atas kekejian musuh-musuh Islam akan berakhir?

Mengapa Anakku Nakal?

WARGASERUJI - Secara sadar maupun tidak, sering kita menemui sebuah keluhan dari orang tua mengenai anak-anak mereka. Pertanyaan ‘Mengapa anakku nakal?’, ‘Mengapa anakku bermasalah?’...

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Hal ini Wajib Dilakukan Pengendara Bila Mendengar Sirine Ambulance

Share menarik dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri berupa fliyer himbauan pada pengendara di jalan raya ketika mendengar sirine ambulance di belakang kendaraan kita....

Siapa di Belakang Jokowi, dan di Belakang Prabowo?

Kalau pilih calon presiden di 2019, apa yang ada dibenak pembaca budiman? Memilih orangnya, atau orang-orang di belakangnya? Dua-duanya, sih, tidak salah. Siapa di...

Jangan Fitnah Ulama!

WARGASERUJI - Akun Twitter pribadi salah seorang anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dibajak pada malam, Sabtu (13/4). Hal itu...

Hikmah Dibalik Fitnah

WARGASERUJI - Menulis adalah menyimpan, menyimpan kenangan. Karena menulis adalah mewariskan, mewariskan sejarah. Maka jangan ada dusta di setiap huruf yang ditinggalkan. (eaaa) Apalagi...