Australia Akui Besarnya Kekuasaan Perusahaan Teknologi

Australia Akui Besarnya Kekuasaan Perusahaan Teknologi

WARGASERUJI – Australia membuat kantor khusus untuk mengawasi perusahaan teknologi seperti Google dan Facebook. Kekuasaan perusahaan teknologi yang sudah lintas negara tersebut dianggap perlu dibatasi, sehingga tidak merugikan warga negaranya.

“Perusahaan ini merupakan perusahaan yang terkuat dan bernilai di dunia. Mereka perlu dimintai pertanggungjawaban dan kegiatan mereka harus lebih transparan,” ujar Menteri Perbendaharaan Negara Australia, Josh Frydenberg dikutip Irish Times, Jumat 26 Jumat 2019.

Beberapa kasus yang terjadi telah membuka mata bahwa mereka (perusahaan teknologi) bisa menyalahgunakan kekuasaannya. Seperti skandal yang menimpa Facebook sehingga didenda otoritas AS dengan nilai US$5 miliar, akibat memanfaatkan data pribadi pengguna.

Selain mengawasi tindak-tanduk perusahaan teknologi, kantor yang baru dalam taraf uji publik ini juga akan mengawasi praktik monopoli, memperkuat undang undang privasi, dan lain-lainnya.

Bagaimana dengan Indonesia?

Pemerintah Australia sudah menyadari betapa besar kekuasaan perusahaan teknologi dunia, sehingga mereka berinisiatif melakukan pengawasan. Apakah hal ini menjadi perhatian pemerintah Indonesia?

Masyarakat telah merasakan manfaat teknologi yang diberikan. Karena itu, perusahaan seperti Google dan Facebook mengambil keuntungan dari penggunanya.

Mungkin, negara bisa menerapkan pajak kepada perusahaan-perusahaan tersebut. Namun, bagaimana jika yang dirugikan adalah para pengguna seperti pengusaha yang memasang iklan karena dicurangi?

Mudah saja cara mengukurnya. Sampai detik ini, adakah aduan ke pemerintah bila merasa dirugikan? Kalau ada, sudah ada dasar hukumnya? Sudah ada yang menuntut Google, Facebook dan semacamnya di pengadilan?

Memang belum tentu dicurangi, namun apa salahnya untuk berhati-hati? Kekuasaan perusahaan teknologi sebesar itu harus diawasi. Bukankah kekuasaan selalu cenderung bersifat korup?

Silakan beri pendapatnya.

Tulisan ini tanggung jawab penulisnya. Isi di luar tanggung jawab Redaksi. Pengaduan: redaksi@seruji.co.id

Artikel Lain

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TERPOPULER

Hikmah Dibalik Fitnah

WARGASERUJI - Menulis adalah menyimpan, menyimpan kenangan. Karena menulis adalah mewariskan, mewariskan sejarah. Maka jangan ada dusta di setiap huruf yang ditinggalkan. (eaaa) Apalagi...

Perasaan Hati dan Ukuran Cinta

Rasa cinta yang mendalam itu sering kali tidak dapat diungkapkan oleh kata-kata, kecuali hanya sebagian kecil saja, namun jika cinta sudah melekat di dalam...

Jaringan Irigasi Kota Magelang, Karya Teknologi Peninggalan Belanda

Magelang , Sebentar lagi berulang tahun .11 April  907 ditetapkan sebagai  Hari Jadi Kota Magelang  dan sekarang menginjak tahun ke 1.111.Sungguh usia yang sudah...

Mengenal Pendidikan Vokasi ; Trend Pendidikan Masa Depan

Pendidikan adalah bekal masa depan yang paling utama. Tanpa pendidikan,  orang sulit meraih masa depan yang baik. Sayangnya kebanyakan orang menganggap remeh dengan pendidikannya,...

Mengapa Allah Bertanya Kepada Isa?

Isa dianggap oleh sebagian umat Nashrani sebagai anak Allah, juga disandingkan dalam sesembahan disisi Allah bersama ibunda Maryam. Mengapa Allah bertanya kepada Isa tentang apa yang dilakukan sebagian umat Nashrani itu?
close