Follow SERUJI

96,205FansSuka
396PengikutMengikuti
6,748PengikutMengikuti
670PelangganBerlangganan

Antara Korban Mati dengan Susi Ferawati, Bukti Ketimpangan Empati Media

Apakah korporasi media punya empati? Jika media hanya bisa hidup dengan mengeruk dana, bisa dipastikan perilakunya mirip psikopat. Cerdas, iya. Licik tapi.

Jangan lupa, media pers pemegang sebagian kekuasaan negara yang paling mudah tersamar. Mana berita yang perlu ditonjolkan, mana yang ditenggelamkan, dipilih sesuai pesanan pengisi kantong. Atau pakai teknik framming.

Dua kasus yang baru-baru ini terjadi, membuktikannya. Acara yang sama-sama terjadi di Jakarta, dalam waktu yang berdekatan, memunculkan dua peristiwa yang berbeda dampaknya. Dua anak meninggal karena pembagian sembako, dan sampai detik ini tak ada investigasi media besar-besaran kepada panitia sebagai yang paling bertanggungjawab. Tersembunyi, tersamar.

Wahai para jurno, mana nuranimu terhadap nyawa manusia?

Baca : Innalillahi, Dua Anak Tewas di Acara Pembagian Sembako Forum Untuk Indonesia di Monas

Di acara yang lain, tempat lain, ibu dan anak dibuly, karena bawa atribut yang tak sesuai lingkungannya, tak pula mengikuti instruksi polisi. Kebetulan tidak seperti peristiwa sebelumnya yang memakan korban, ternyata bisa direkam video dengan sudut yang tepat dan waktu yang pas untuk bisa di-“booming”-kan. Tak perlu investigasi, media massa seperti mendapat anugerah heboh.

Mengapa para jurno tidak segera menginvestigasi siapa perekam, siapa pelaku, serta kronologinya? Dan mengapa perlu menggemparkannya dibanding dengan korban nyawa?

Keganjilan sikap media-media ini menimbulkan prasangka. Apalagi, seorang budayawan terkemuka, seorang jurnalis majalah ternama, seperti termakan hoax dengan memposting surat selebaran diduga palsu. Tujuannya barangkali, mengarahkan kesalahan ke Pemprov DKI.

Benarkah perilaku jurno seperti ini? Ia seperti tak peduli salah atau benar, apalagi investigasi. Cukup pakai data ‘bisikan’, terus goreng berita garing.

Adakah kongkalingkong insan media dengan pihak tertentu untuk seting kondisi demi maksud tertentu? Bisa jadi. Mereka dengan sangat mudah mengambil kesempatan dalam kesempitan, toh banyak orang punya kuasa uang.

Berarti memang benar perkataan seorang jurnalis, idealisme sudah mati. Pun kalau masih ada, hanya berada di bawah bayang-bayang dominasi kekuasaan. Sangat disayangkan, karena dampaknya sangat berat bagi bangsa ini.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Muhammad Hanif Priatama
Penulis bebas yang bebas menulis untuk belajar menjadi manusia sesungguh-sungguhnya. https://t.me/sobatbersih

YANG LAGI PRO-KONTRA

Konsep Kampanye Konser Lebih Mencerminkan Keindonesiaan dibanding Konsep Kampanye Subuh Berjamamaah?

Saya bertanya lagi dalam hati, apakah konsep kampanye konser lebih mencerminkan keindonesiaan daripada konsep kampanye subuh berjamaah? Bukankah nyanyian juga merupakan ciri khas ibadah agama tertentu?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Jangan Fitnah Ulama!

WARGASERUJI - Akun Twitter pribadi salah seorang anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dibajak pada malam, Sabtu (13/4). Hal itu...

Enam Tingkat Kewajiban Terhadap Alquran

Enam tingkat kewajiban terhadap Al Quran adalah mulai dari mengimani, membaca (tilawah), memahami, beramal, mengajarkan, dan terakhir membela ketika Al Quran diserang

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...

Dukungan Sekaligus Nasehat Ust. Salim A Fillah Untuk Prabowo

WARGASERUJI - Ust. Salim A Fillah, ustadz penggiat masjid Jogokariyan yogyakarta melalui akun twitternya @salimafillah menyatakan dukungan kepada capres Prabowo Sandi, tapi bukan dukungan...

Derita Muslim Harus Diakhiri

Sementara di bumi Palestina tepatnya wilayah Gaza, kembali memanas. Serang militer Israel kembali dilakukan untuk mengepung Gaza. Sampai kapan derita umat Islam atas kekejian musuh-musuh Islam akan berakhir?

Mengapa Anakku Nakal?

WARGASERUJI - Secara sadar maupun tidak, sering kita menemui sebuah keluhan dari orang tua mengenai anak-anak mereka. Pertanyaan ‘Mengapa anakku nakal?’, ‘Mengapa anakku bermasalah?’...

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Hal ini Wajib Dilakukan Pengendara Bila Mendengar Sirine Ambulance

Share menarik dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri berupa fliyer himbauan pada pengendara di jalan raya ketika mendengar sirine ambulance di belakang kendaraan kita....

Siapa di Belakang Jokowi, dan di Belakang Prabowo?

Kalau pilih calon presiden di 2019, apa yang ada dibenak pembaca budiman? Memilih orangnya, atau orang-orang di belakangnya? Dua-duanya, sih, tidak salah. Siapa di...

Jangan Fitnah Ulama!

WARGASERUJI - Akun Twitter pribadi salah seorang anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dibajak pada malam, Sabtu (13/4). Hal itu...

Hikmah Dibalik Fitnah

WARGASERUJI - Menulis adalah menyimpan, menyimpan kenangan. Karena menulis adalah mewariskan, mewariskan sejarah. Maka jangan ada dusta di setiap huruf yang ditinggalkan. (eaaa) Apalagi...