Follow SERUJI

94,594FansSuka
396PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
739PelangganBerlangganan

Kajian Ekonomis Reaktor Cacing

WARGASERUJI – Reaktor cacing temuan Puji Heru Sulistiyono, berhasil meraih beberapa penghargaan dan apresiasi dari Gubernur DIY, Kalpataru dan CSR Pertamina TBBM Rewulu. Namun, dalam sebuah diskusi ringan yang diadakan MPM PDM Sleman, Kamis (2/5), diungkapkan bahwa belum ada kajian ekonomis terkait aplikasinya dalam masyarakat luas.

Awal motivasi penemuan reaktor cacing ini berangkat dari keinginan budidaya yang menghasilkan, terutama saat nilai jual cacing yang cukup tinggi. Namun berkembang menjadi teknologi tepat guna dan ramah lingkungan karena mampu mengolah sampah organik menjadi pupuk yang bernilai tinggi.

Sebagai seorang praktisi, penelitian Puji Heru Sulistiyono perlu mendapat apresiasi yang tinggi. Notabene bukan seorang akademisi, namun punya passion, atau katakan saja hobi, untuk melakukan penelitian. Tentu saja, dengan segala keterbatasan sehingga masih banyak kekurangan.

Menjadi pertanyaan, di tengah Universitas besar di Yogyakarta dengan permasalahan sampah kota, adakah peran perguruan tinggi untuk menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat? Atau perlu menunggu proyek pemerintah baru mau berjalan (semoga saja tidak)?

- Advertisement -

Jelas, penelitian yang dirintis Puji Heru perlu ditindaklanjuti secara serius oleh perguruan-perguruan tinggi. Merekalah yang punya segala sumber daya untuk melaksanakan penelitian. Bahkan, sebisa mungkin didorong untuk mengadakan kolaborasi dengan peneliti-peneliti lokal non akademis agar mampu “membumi” sesuai kebutuhan masyarakat dan menemukan teknologi tepat guna yang mudah dan murah.

Sebagai contoh, penelitian tentang reaktor cacing bisa dikembangkan sisi ekonomisnya oleh akademisi. Dalam diskusi MPM PDM Sleman, sudah ditanyakan tentang kapasitas sebuah reaktor cacing, bahkan berapa harga jika memesannya.

Lebih lanjut, bisa saja penelitian dilanjutkan dari sisi peluang bisnis (Fakultas Ekonomi), pengolahan limbah (Lingkungan Hidup) dan lainnya. Contoh, bila reaktor cacing bisa menghasilkan pendapatan yang mencukupi bagi sebuah keluarga, berapa kepala keluarga yang bisa dilayani pembuangan sampahnya?

Dari pemikiran Puji Heru, reaktor cacing bisa dikombinasikan dengan berbagai peternakan yang membutuhkan cacing seperti unggas dan perikanan. Atau, perlu pembuangan limbah kotoran seperti di peternakan sapi. Ide ini terinspirasi dari sebuah peternakan ayam di Jawa Timur yang pendapatan utamanya datang dari penjualan lele. Kotoran ayam menjadi media pembiakan ceremende, sejenis serangga yang menjadi makanan utama lele.

Artinya, reaktor cacing bisa menjadi komponen pengelolaan peternakan secara tepat guna, ramah lingkungan dan ramah sosial (tidak bau, dan lain-lain). Pertanyaan berikutnya, tertarikkah para akademisi dengan penelitian di bidang yang jauh dari hingar-bingar kemegahan industri?

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Muhammad Hanif Priatama
Penulis bebas yang bebas menulis untuk belajar menjadi manusia sesungguh-sungguhnya. https://t.me/sobatbersih

YANG LAGI PRO-KONTRA

Larangan Swafoto di Pesawat Garuda?

Beredar kabar bahwa ada surat dari pihak Garuda yang melarang para penumpang pesawat mengambil gambar foto dan video di dalam kabin pesawat.

Anda Sering Mengkonsumsi Mi Instan? Awas, Risiko Kesehatan Ini Mengintai Anda

Mi instan jadi pilihan di saat-saat mendesak. Entah karena kantong tipis, atau karena terburu-buru. Namun, mi instan sebagai makanan darurat, ada kelemahannya, yakni tidak sehat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

ARTIKEL TERBARU

Kelebihan Terapi SuJok di Era Medis Abad Ke-20

Terapi SuJok itu sederhana, efektif dan mudah dipraktikkan oleh semua orang. Zona terapi pun cukup di tangan (Su) dan kaki (Jok), jauh lebih sederhana daripada praktek akupuntur. Selain itu, sangat aman digunakan seiring dengan pengobatan apapun. Maka tak heran jika kelebihan terapi SuJok tersebut menjadikannya salah satu elaborasi medis terbesar abad 20.

Rahasia Terapi Sujok Sehingga Mudah Dipelajari

Prof. Park Jae Woo membuat cara agar orang-orang lebih mudah melakukan terapi sendiri, sehingga menciptakan sistem baru yang menjadi rahasia terapi SuJok.

Tingkatkan Perlindungan Privasi, WhatsApp Kembangkan Fitur Baru Untuk Group

WhatsApp memperkenalkan rencana fitur baru sehingga pengguna punya kendali lebih besar terkait dengan keanggotaan dalam grup. Dengan fitur tersebut, pengguna bisa tolak masuk grup WhatsApp.

Program Sertifikasi Iqro’ Untuk Jaminan Kualitas

Banyak TPA (Taman Pendidikan Al Quran) menjamur di masjid-masjid, patut disyukuri keberadaannya. Artinya, gairah mempelajari Al Quran sudah muncul di mana-mana. Namun, muncul masalah kualitas karena sedikitnya sumber daya ustadz. Untuk itulah diadakan Program Sertifikasi Iqro' (PSI) sebagai cara menjaga kualitas lulusan TPA.

Takut Dosa Itu Sebagian dari Takwa

Takwa bisa dimaknai perbuatan seseorang yang menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah. Melakukan hal yang dilarang termasuk dosa, sehingga takut dosa itu sebagian dari takwa.

Ustadz Zakat dan Pebisnis UKM Milenial

Semakin besar ketimpangan ekonomi, semakin besar pula ancaman bagi sebuah negeri. Maka, berterimakasihlah kepada pejuang pemerataan, yakni ustadz zakat dan pebisnis UKM milenial.

Diskusi FORPI Sleman: Pengusaha Sampah

Kalau pun pengusaha pengguna sampah terpilah mau membayar mahal, berarti produk yang diolah tinggi nilainya. Contoh nilai tambah yang besar adalah memanfaatkan sampah organik untuk budidaya Magot dan cacing tanah. Selain kandungan protein yang tinggi dari larva magot dan cacing yang didapat, juga tanah bekasnya bisa langsung dipakai sebagai media tanam. 

Kajian Ekonomis Reaktor Cacing

Reaktor cacing temuan Puji Heru Sulistiyono, berhasil meraih beberapa penghargaan dan apresiasi dari Gubernur DIY, Kalpataru dan CSR Pertamina TBBM Rewulu.

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Rahasia Terapi Sujok Sehingga Mudah Dipelajari

Prof. Park Jae Woo membuat cara agar orang-orang lebih mudah melakukan terapi sendiri, sehingga menciptakan sistem baru yang menjadi rahasia terapi SuJok.

Pembubaran PT: Prosedur dan Akibat Hukum Pembubaran Berdasar RUPS

Pada tahun 2007 Audi, Aryanda dan Chico mendirikan sebuah Perseroan Terbatas (PT) dengan nama PT AAC, yang bergerak di bidang perdagangan. Namun karena kesibukan...

Tingkatkan Perlindungan Privasi, WhatsApp Kembangkan Fitur Baru Untuk Group

WhatsApp memperkenalkan rencana fitur baru sehingga pengguna punya kendali lebih besar terkait dengan keanggotaan dalam grup. Dengan fitur tersebut, pengguna bisa tolak masuk grup WhatsApp.

Kelebihan Terapi SuJok di Era Medis Abad Ke-20

Terapi SuJok itu sederhana, efektif dan mudah dipraktikkan oleh semua orang. Zona terapi pun cukup di tangan (Su) dan kaki (Jok), jauh lebih sederhana daripada praktek akupuntur. Selain itu, sangat aman digunakan seiring dengan pengobatan apapun. Maka tak heran jika kelebihan terapi SuJok tersebut menjadikannya salah satu elaborasi medis terbesar abad 20.