Protes tentang kenaikan harga BBM pada pemerintah saat ini berbeda dengan pemerintah-pemerintah sebelumnya. Jika protes kenaikan BBM pada pemerintah sebelumnya fokus pada BBM bersubsidi (premium) sedangkan pada pemerintah sekarang ada kenaikan BBM non subsidi (pertalite) juga menimbulkan gejolak. Persamaannya, masyarakat tidak peduli bila yang mengalami kenaikan adalah pertamax, karena diasumsikan konsumennya adalah kaum berduit.

Seandainya premium mudah ditemukan seperti pada pemerintah-pemerintah sebelumnya maka kenaikan pertalite tidak akan dipedulikan oleh para aktivis. Saat ini premium sudah menjadi barang langka yang sulit ditemukan. Di wilayah Solo Raya tidak semua SPBU menyediakan premium, apalagi ditingkat eceran lebih susah lagi ditemukan. Sehingga konsumen premiun terpaksa pindah menjadi konsumen pertalite. Maka bisa dimaklumi ketika pertalite naik masyarakatpun menjerit.

keluarga kurang mampu sangat memperhitungkan pengeluarannya sehari-hari, selisih 100 ribu perbulan saja bisa menjadi masalah yang besar bagi mereka. Mereka sangat pandai sekali mengelola keuangan, sehingga dengan uang 100 ribu bisa digunakan untuk mencukupi lauk pauk keluarga selama seminggu.

Di era sebelum DP motor murah, bis jurusan Solo-Jogja bisa ditemui setiap 5 menit. Sekarang satu jam menunggu dipinggir jalan belum tentu bis sudah lewat. Pernah saya ngobrol sama pasien saya yang sopir angkuta, dia bilang bahwa mendapatkan penumpang sekarang susah sekali, ibaratnya penumpang lagi makanpun dia rela nungguin. Maka sangat wajar bila angkutan umum semakin terpuruk karena penumpang sudah beralih naik kendaraan pribadi meskipun untuk mendapatkannya harus dengan kredit.

Masyarakat kurang mampu sekarang lebih memilih naik sepeda motor daripada naik angkutan umum. Bukan karena angkutan umum tidak nyaman, bagi mereka kenyamanan masih menjadi hal nomor kesekian, tapi karena bagi mereka naik motor bisa lebih irit dan praktis.

Irit, sebab motor bisa dinaikin 1-5 orang (ayah,ibu, anak paling besar dicepit ditengah, anak nomor dua didepan sendiri, anak bayi digendong ibunya). Yang naik motor satu orang saja lebih irit dibandiingkan naik angkutan umum apalagi bila motornya mengangkut penumpang lebih banyak. Misalnya rumah saya dengan kantor berjarak sekitar 15 km, bila saya naik angkutan umum dibutuhkan biaya 14 ribu perhari, bila naik motor cukup 5 ribu perhari. Selisih 9 ribu dikalikan sebulan sudah lebih dari 100 ribu.

Praktis, karena mayoritas penduduk rumahnya jauh dari jalan raya, sewaktu saya masih SMP, setiap hari saya harus jalan kaki sejauh 1,5 km untuk sampai kejalan raya yang dilalui angkutan umum. Turunnyapun tidak didepan sekolah persis, harus jalan 0,5 km, padahal sekolah saya SMP terfavorit di kabupaten tersebut dan lokasinya ditengah kota. Sekarang jalan tersebut sudah tidak ada angkutan umum lagi karena sudah tidak laku sebab penumpangnya sudah beralih naik sepeda motor, karena lebih praktis. Berangkat dari rumah langsung bisa menuju tempat tujuan. Tempat tinggal saya di Jawa tengah dan bukan daerah pegunungan, lalu bagaimana mereka yang tinggal didaerah yang lebih pelosok lagi dan minim infrastruktur?

Jadi mau tidak mau, suka tidak suka masyarakat kurang mampu akan terimbas dengan kenaikan pertalite ini. Bagaimana dengan ide DP murah motor dihapuskan? Menurut saya yang akan terdampak dengan ide ini adalah masyarakat tidak mampu, mereka akan sangat terganggu mobilitasnya sehari-hari. Motor menjadi kendaraan mereka menuju sawah, mencari rumput dan banyak lagi kegiatan sehari-hari lainnya. Apakah mereka akan dianjurkan untuk naik sepeda onthel lagi?

Itulah mengapa pada saat mudik lebaran menjamur pemudik motor, bahkan pemerintah sampai meyediakan gerbong kereta khusus untuk motor secara gratis. Pemerintah memperhitungkan naik motor jarak jauh itu sangat beresiko, namun masyarakat kurang mampu tetap nekat karena setelah dikampung motor tersebut bisa digunakan untuk mobilisasi. Bagi masyarakat kurang mampu motor adalah kendaraan yang praktis dan ekonomis. Berbeda dengan DP murah mobil, kalau mobil konsumennya bukan masyarakat kurang mampu, bagus saja bila DP mobil jangan murah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

loading...
BACA JUGA

TULISAN WARGA TERBARU

Faedah Mendekati Ulama

Sebagaimana diriwayatkan, bahwa Imam Al-auza`i adalah seorang alim, ahli fiqih yang bijak, dan murid-murid beliau sangat banyak, karena beliau terkenal sangat akrab dengan para...

SP3 HRS, Penyidikan Dihentikan?

Kasus yang menimpa Habib Rizieq Shihab (HRS) tergolong unik. Dari sejak percakapan berbau porno yang dituduhkan kepadanya, entah siapa pembuatnya, hingga proses pemberitaan masif...

Terserah Staquf Mau Apa, Israel Pasti Bela Kepentingan Negaranya

Staquf, salah seorang Wantimpres, yang diundang dan mau datang ke Israel, saat kekerasan di Gaza meningkat, menimbulkan pro kontra. Akankah kedatangannya membuat Israel...