Ingin Menulis di WARGA SERUJI? Klik disini

GMKM Mantu, Sebuah Catatan Hati

Seperti yang tertulis di laman sejutaumatmendukung.org bahwa GMKM adalah sebuah gerakan yang terlahir karena didasari keprihatinan atas pemberitaan media mainstream yang kian hari kian meresahkan umat islam.

Ferry Koto sebagai penggagas GMKM sekaligus sebagai motor penggerak utama memberikan pemahaman pada kami bahwa keprihatinan di atas penting ditindaklanjuti dengan aksi nyata untuk mulai membangun media yang memberikan informasi yang baik, adil, dan berimbang sekaligus yang mendidik. Media yang berpihak pada kebenaran dengan etika jurnalisme, berimbang dan bertanggungjawab. Harapannya media yang dibangun tersebut mampu berperan signifikan untuk kemajuan bangsa. Dan aksi nyata tersebut telah dimulai dengan dilahirkannya SERUJI sebagai anak kandung dari GMKM. Diharapkan media ini mampu mengemban amanah besar tersebut.

Pendukung gagasan GMKM yang sebelumnya tidak  saling kenal bisa berkenalan dan komunikasi intensif melalui WAG yang dibentuk sebagai salah satu sarana untuk mengkoordinir gerakan. Dari situ saya menjadi punya banyak kenalan baru, membangun asa dan berusaha mewujudkannya. Saya bukanlah siapa-siapa di GMKM, saya hanyalah sebuah “batu bata” diantara sekian banyak “bahan bangunan” GMKM yang sedang dalam proses pembangunan.

Di GMKM wanita merupakan kaum minoritas dari sisi jumlah, karena jumlah kami yang jauh lebih sedikit dibanding jumlah pria menyebabkan saya lebih perhatian pada mereka. Apalagi bila wanita tersebut masih lajang. Saya punya harapan besar kepada para jomblo ini untuk bergerak lebih banyak daripada kami yang sudah menikah.

Saya menyebut para pemudi jomblo di GMKM dengan sebutan Gadis Seruji. Alhamdulillah Jumat 13 April 2018 salah satu Gadis Seruji, Hesty Azalea asal Surabaya telah melangsungkan pernikahan dengan sesama anggota GMKM. Di pagi yang indah itu Asep Saepudin yang berdomisili di Batam mengikrarkan janji suci nya dihadapan penghulu di masjid Al Falah Surabaya. Salah satu saksi pernikahannya adalah Ferry Koto. Acara aqod tersebut juga dihadiri oleh kawan-kawan GMKM lainnya. Maka tidak berlebihan bila saya menganggap GMKM mantu.

Saya turut merasa bahagia dengan pernikahan ini, dan berharap bersatunya dua insan ini bisa semakin memperkuat bangunan GMKM bukan malah sebaliknya. Selamat menempuh hidup baru buat kedua mempelai “Barakallahu laka, wa baraka ‘alayka wa jama’a baynakuma fii khayr, Semoga Allah Memberkahimu, baik ketika senang maupun susah dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan.” Dan semoga Gadis Seruji yang lain juga segera dipertemukan dengan jodohnya. Amin YRA

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Endang S
Ibu rumah tangga yang dokter, bekerja di dalam dan di luar rumah. Sedang caper sama Allah melalui GMKM. Memimpikan kesetaraan pembangunan kesehatan di seluruh wilayah NKRI
loading...

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TANGGAPAN TERBANYAK

TERPOPULER