close

Follow SERUJI

69,151FansSuka
396PengikutMengikuti
7,038PengikutMengikuti
661PelangganBerlangganan

Sego Uceng, Tren Baru Kuliner Khas Blitar

Kuliner tradisional berbahan baku ikan wader dan uceng menjadi tren baru di Kota Blitar, Jawa Timur. Pada Lebaran tahun ini (1439 H) setidaknya telah berdiri puluhan rumah makan “sego uceng /wader” dibandingkan satu-dua buah saat penulis tinggal di kota ini 25 tahun yang lalu.

Salah satunya adalah Warung Lalapan Uceng Goreng yang berlokasi di Jl. Mahakam No. 190, Tanjungsari, Sukorejo, Kota Blitar, Jawa Timur. Warung makan 24 jam dan tetap buka di Hari Raya ini khas menyajikan hidangan berbahan baku ikan air tawar lokal khas Blitar.

Berbagai menu “iwak kalen” khas Blitar

Selain uceng dan wader, rumah makan ini juga menyediakan lele rawa, ikan gabus, belut, nila, jendil, gurami, tombro, sili, dan udang kali. “Iwak kalen” tersebut digoreng, dibakar atau dimasak lodeh ataupun mangut.  Tersedia pula wader krispi dan iwak peyek untuk memanjakan lidah para pengunjung.

Sego Uceng dan “kawan-kawannya”

Bercita rasa gurih dalam balutan tepung terigu yang digoreng renyah, kuliner ini sangat digemari pelancong yang mengunjungi kota tempat kelahiran Bung Karno ini. Ikan-ikan krispi yang dihidangkan secara tradisional di atas layah dari batu kali atau tanah liat ini biasanya dipadu dengan pilihan sambal bawang, sambal ijo, sambal terasi atau sambal segar. Untuk minumannya, selain teh atau jeruk dan minuman modern dalam kemasan, tersedia pula legen kelapa dan beras kencur.

Pengunjung biasanya mengambil sendiri nasi hangat yang lunak bin pulen untuk menikmati porsi besar ikan uceng/wader goreng ataupun menu lainnya seperti ayam kampung atau bebek ingkung. Sedangkan makanan pelengkap lainnya adalah oseng kangkung, pete, jamur krispy, beningan, lodeh tewel, dan tahu atau tempe goreng lengkap dengan sayuran lalapan serta irisan ketimun atau terong rebus.

Ikan wader, ikan uceng dan ikan gabus dalam akuarium

Sambil menikmati sego uceng dan wader secara lesehan atau di kursi-kursi yang tersedia, pengunjung bisa menikmati pemandangan berbagai ikan air tawar dalam akuarium. Rumah makan yang juga dilengkapi dengan free WIFI dan tempat parkir yang nyaman ini menjadi pilihan tepat bagi para pengunjung Kota Patria yang menyimpan kisah kepahlawanan Sudanco Supriyadi dan lokasi Candi Penataran ini.

  • 2
    Shares
Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Nico Andriantohttps://pt.slideshare.net/NicoAndrianto
Traveller, pengamat, penikmat, pembelajar, penginfo berbagai realitas sosial, ekonomi, budaya, kebijakan publik, dan teknologi.

YANG LAGI PRO-KONTRA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Erwin Arnada Bagi Tips Membuat Film Berkelas, Akber Bali 84 Diserbu Millenial

BADUNG, WARGASERUJI –  Komunitas Akademi Berbagi (Akber) Bali kembali mengadakan kelas berbagi ilmu gratis tanpa berbayar untuk masyarakat di Bali. Kelas Akademi Berbagi Bali...

Dibunuh di Masjid Selandia Baru, Cara Indah untuk Mati

WARGASERUJI - Ada ustadz di sebuah kampung, bertanya perasaan jamaah terhadap peristiwa dibunuhnya muslim di masjid di Selandia Baru. Jawabnya macam-macam. Ustadznya sendiri bilang,...

Titiek Soeharto Hadiri Baksos Relawan 02 di Bogor

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Empat kelompok relawan pendukung paslon capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi mengadakan Bakti Sosial di Kabupaten Bogor, Ahad (17/3). Kegiatan Bhkati sosial...

Perkuat Pembelajaran Aktif di Kampus, Tanoto Foundation Latih Dosen UNJA dan UIN STS Jambi

JAMBI, WARGASERUJI – Setelah melatih lebih dari 1.145 pendidik SD/MI dan SMP/MTs, Tanoto Foundation kali ini melatih pembelajaran aktif MIKiR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi),...

Umat Butuh Sistem Yang Sehat

WARGASERUJI - Menjadi hal asing bagi umat muslim, pristiwa yang terjadi pada 3 Maret 1924M. Sebuah tragedi besar yang membalik penuh tatanan hidup umat Islam....

Komunitas Alumni NHI 02 Resmi Dikukuhkan oleh BPN

Melalui SK yang diserahkan langsung oleh Direktur Utama Satgas BPN, Toto Utomo Budi Santoso kepada Ketua Umumnya Hidayat Hasan, Komunitas Alumni NHI 02 resmi menjadi bagian dari Satgas BPN Prabowo Sandi.

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Titiek Soeharto Hadiri Baksos Relawan 02 di Bogor

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Empat kelompok relawan pendukung paslon capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi mengadakan Bakti Sosial di Kabupaten Bogor, Ahad (17/3). Kegiatan Bhkati sosial...

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Pertanggungjawaban Jokowi-JK terhadap Janji-janji Kampanye 2014

Janji-janji pada saat kampanye Capres dan Cawapres pasti ada. Sejak Pilpres Langsung yang telah kita laksanakan sebanyak 3 kali, yang paling kita ingat adalah...

Membuat Gula Merah dari Nira Batang Sawit

Ternyata batang kelapa sawit yang telah tumbang dapat diambil niranya untuk dijadikan gula merah, demikian menurut seorang anggota DPRD Kota Dumai dari Partai Gerindra,...

Dibunuh di Masjid Selandia Baru, Cara Indah untuk Mati

WARGASERUJI - Ada ustadz di sebuah kampung, bertanya perasaan jamaah terhadap peristiwa dibunuhnya muslim di masjid di Selandia Baru. Jawabnya macam-macam. Ustadznya sendiri bilang,...