Alhamdulillah menjelang Ramadhan 1439H lalu diadakan Festival Wakaf Kedua di Pattani Thailand. Inilah kali kedua Penulis menjadi saksi sejarah pesatnya kemajuan Wakafprenuer di Selatan Thailand.

Acara festival Wakaf produktif berlangsung penuh dua hari dari pukul 8.00 pagi hingga 22.00 malam di area Asean Mall Pattani.
Selama 12-13 Mei 2018 semua warga Pattani dan sekitarnya seperti Yala, Songkhla, Narathiwat dan bahkan Satun serta Hat Yai memadati festival.

Bagaikan semut berarak semua rapi dan teratur menikmati gemerlap literasi Wakaf terbesar di Thailand.
Berbagai ratusan stand dan perlombaan dengan berbagai peserta tumpah ruah memadati acara.

Yang paling spektakuler adalah kaum hawa. Lebih kurang 10.000 muslimah tahun ini hadir dalam rapat tahunan (multaqo muslimah). Luar biasa memang “the power of emak-emak”.

Hampir semua kursi dikuasai para ibu yang dengan tertib mendengarkan berbagai talk show atau ceramah tentang wakaf.
Berbagai pembicara dalam dan luar Thailand hadir termasuk dari Indonesia dan Malaysia.
Bagi anak-anak juga disediakan area bermain bermacam wahana permainan.

Tema Wakaf festival kali ini adalah memajukan pendidikan. Pihak kementrian Pendidikan Thailand juga diberikan waktu berbicara di depan ribuan peserta yang mayoritas muslimah.
Nah yang paling menakjubkan adalah setiap jam dilakukan update status berapa banyak Wakaf uang yang terkumpul. Bahkan acapkali diselingi lelang Wakaf seperti cincin atau perhiasan.

Pernah juga di coba semua dalam waktu 5 menit dimotivasi Wakaf uang serentak atau instan. Sungguh heboh pembawa acaranya yang dengan lihainya merayu peserta berwakaf tunai. Subhanallah dalam 5 menit terkumpul 162.000 Baht alias sekitar Rp 71.000.000 lebih.
Berbagai alumni sekolah juga hadir dan berwakaf tunai.

Hadiah berbagai perlombaan juga diwakafkan. Berbagai sumbangan Wakaf benda berharga dua hari ini pun dilelang dengan ramai.
Walhasil dalam festival Wakaf kedua ini terkumpul hampir 18juta Baht atau lebih dari tujuh miliar rupiah. Luar biasa antusiasme kaum muslimin di Thailand Selatan.

Kita tak perlu malu belajar dari mereka di Pattani dalam soal Wakaf produktif. Mereka sedang membangun kota bernuansa Wakaf seluas 350 hektar dengan semua prasarananya.

Ada perumahan modern, stadion, rumah sakit, masjid raya, Asean Mall, universitas dan lainnya.
Semua mega proyek ini dinamakan Madinatussalam yang diketuai oleh Rektor Fatoni university Dr. Ismail Lutfi Jappakiya.

Muslim Pattani Thailand membuktikan bahwa meskipun minoritas namun mampu membangun kota strategis. Kota yang damai dan harmonis jauh dari stigma terorisme. Semoga berkah Wakaf produktif seperti ini mengalir abadi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

BACA JUGA

TULISAN WARGA TERBARU

Apakah Berita Ini Benar? Mohon konfirmasinya!

Kemudahan di bidang teknologi informasi membawa implikasi mudahnya seseorang menyebarkan pesan apapun yang ia terima. Apakah pesan tersebut benar, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan dunia...

Ilmu Tafsir Tingkat Dasar : Fardhu Ain Bagi Muslim

Al Quran diturunkan kepada manusia sebagai petunjuk hidup, sekaligus pembeda (Furqon). Petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa, dan pembeda antara orang yang beriman dengan orang...

Bandara Baru A. Yani Semarang Disiapkan Menyambut Mudik Lebaran

Tidak sampai sebulan lagi lebaran tiba. Bandara A.Yani Semarang terus berbenah menyiapkan fasilitas yang layak untuk bandara baru yang tidak jauh letaknya di belakang...
loading...