Kotawaringin Barat – KH. Ahmad Mustofa Bisri yang biasa dipanggil “Gus Mus” dijadwalkan akan mengisi pengajian dalam rangka Isra’ Mi’raj pada tanggal 22 April 2018 di Pondok Pesantren SMK Darul Ulum Pangkalan Bun Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan tengah.

Kehadiran Ulama dari Leteh Rembang ini merupakan kali pertamanya. Dan diperkirakan menjadi daya tarik warga Pangakalan Bun, khususnya kaum Nahdliyin, kader Ansor dan juga Banser Kobar. Pasalnya, Gus Mus adalah salah satu tokoh yang menduduki di jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). 

Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Kobar, A Rozikin Z mengatakan dirinya akan menyiapkan kurang lebih 100 anggota Banser yang akan mengawal Gus Mus saat datang hingga pulang. 

“Kita instruksikan 100 banser untuk mengawal beliau, harapannya sukses,” ujar pria asal Kediri Jatim tersebut saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Sabtu (31/3/2018).

Sementara itu, Kepala Kesekretariatan dan Markaz, Zainal Arifin menjelaskan sosok Gus Mus adalah Ulama yang nasehatnya menyejukkan dan mudah dicerna semua pihak. 

“KH. Mustofa Bisri adalah ulama’ yang menyejukkan dan kaya akan Ilmu maupun hikmah,” kata pria asal Jepara itu usai rapat panitia di Ponpes Darul Ulum, Jum’at malam (30/3).

Rencananya, sambung Zainal, acara tersebut juga akan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah diantaranya Bupati dan Wakil Bupati Kobar dan juga anggota DPR dan DPD RI. 

“Disamping Muspida dan sejumlah pejabat lainnya, KH. Muad Thohir sebagai A’wan PBNU dan KH. Ubaidillah Umar, Rois Syuriah PCNU Jepara juga dijadwalkan akan hadir,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

BACA JUGA

TULISAN WARGA TERBARU

BWI Gelar Wakaf “Goes to Kampus”

Jakarta - Kegiatan literasi Wakaf masih sangat minimal. Momentum Ramadhan sangat tepat untuk memulai program kampanye Wakaf. Oleh karena itu Badan Wakaf Indonesia (BWI)...

Mudik Lebaran, DLU Antisipasi Lonjakan Penumpang

Kotawaringin Barat - PT. Dharma Lautan Utama (DLU) Kumai, Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah, sebelumnya telah mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik lebaran Idul...

Jangan Robek Kerukunan Kami

Bangsa indonesia sudah sangat dewasa dalam masalah kerukunan di pergaulan sehari-hari. 1340 suku bangsa dan 300 kelompok etnik yang dimiliki Indonesia dengan hidup rukun...
loading...