Kotawaringin Barat – Tradisi turun temurun dengan nama Pencak Silat “Sendeng Bangkui Pancar Dua Belas” yang dipergunakan sebagai Upacara Pernikahan Suku Dayak Pangkut Arut Utara Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah selalu dilestarikan oleh warga.

“Tradisi ini harus dilestarikan agar anak cucu kita tidak lupa sejarah Suku Dayak. Adat budaya ini untuk upacara pernikahan,” ucap Darsani Alfius Mahi, dari pihak mempelai perempuan, Sabtu (12/5).

Dalam video yang berdurasi 55 detik, terlihat pihak mempelai perempuan menerima pihak mempelai laki-laki dalam upacara pernikahan Delly Marini Binti Alfius Mahi dengan Y. E Sudarso Bin Syamsudin, Selasa (8/5). Keduanya tampak membawa senjata tajam jenis Mandau denganĀ  pagar pembatas, berikut videonya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

BACA JUGA

TULISAN WARGA TERBARU

Peresmian Pondok Pesantren dan SMP Alam Bina Insan Pangkalan Bun

Kotawaringin Barat - Fasilitas Pendidikan di Kabupaten Kotawaringin Barat kini semakin bertambah dengan diresmikannya Pondok Pesantren Plus SMP Alam Bina Insan, Jum'at Sore (26/5/2018). Kompleks...

Politik Santun Ala PH Malaysia

BUKIT MERTAJAM - Pakatan Harapan (PH) Malaysia menggunakan politik santun dalam menjalankan pemerintahan setelah meraih kemenangan mutlak dalam pemilu Malaysia baru-baru ini. PH meminta...

Turki Salurkan Bantuan Ramadhan Untuk Rohingya

ANKARA - Turkiye Diyanet Foundation (TDV), sebuah yayasan keagamaan di Turki menyalurkan bantuan kepada Muslim Rohingya di Myanmar selama bulan Ramadhan. Paket-paket bantuan yang...
loading...