Banjarbaru – Sedikitnya 200 peserta mengikuti kegiatan diklat penyuluh agama non PNS yang diselenggarakan di Balai Diklat Keagamaan Banjarbaru Kalimantan Selatan sejak tanggal 17 April hingga 23 April 2018 mendatang.

Peserta diklat merupakan perwakilan penyuluh Agama se-Kalimantan Selatan ( Kalsel), Kalimantan Tengah dan juga Kalimantan Timur dan Utara.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kwalitas dan kwantitas penyuluh sesuai Agama dan daerah binaannya,” ucap Mar’atus Sholihah, salah satu peserta kepada kami melalui telepon cellulernya, Jum’at (20/4).

Meskipun diikuti oleh berbagai agama, suku, budaya, adat istiadat dan dengan bahasa yang berbeda, sambung Mar’atus, namun hal itu justru lebih menambah pengetahuan. Karena dalam kegiatan tersebut, lanjut dia, semua peserta tetap mengedepankan sikap toleransi dan kebersamaan sehingga tercipta suasana belajar yang humanis.

“Alhamdulillah, keharmonisan kami semakin terjaga, keadaan juga sangat kondusif. Meskipun berbeda, namun tetap sama yaitu Indonesia raya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, kegiatan yang sudah berjalan selama 3 hari tersebut, para peserta dibekali berbagai hal guna menunjang profesionalitas para penyuluh, diantaranya, Building learning commitment (BLC) dengan narasumber Hj. Khaerunnisa.

Wawasan Kebangsaan, dengan narasumber, Rahmadani. Revolusi Mental dan komunikasi penyuluh Agama dengan narasumber H. Yasir Arafat. Tugas dan fungsi pokok Penyuluh Agama, dengan narasumber H.Abdul Hamid.

“Untuk mempermudah proses pembelajaran, para peserta diklat dibagi menjadi beberapa angkatan dan kelas,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

BACA JUGA

TULISAN WARGA TERBARU

Apakah Berita Ini Benar? Mohon konfirmasinya!

Kemudahan di bidang teknologi informasi membawa implikasi mudahnya seseorang menyebarkan pesan apapun yang ia terima. Apakah pesan tersebut benar, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan dunia...

Ilmu Tafsir Tingkat Dasar : Fardhu Ain Bagi Muslim

Al Quran diturunkan kepada manusia sebagai petunjuk hidup, sekaligus pembeda (Furqon). Petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa, dan pembeda antara orang yang beriman dengan orang...

Bandara Baru A. Yani Semarang Disiapkan Menyambut Mudik Lebaran

Tidak sampai sebulan lagi lebaran tiba. Bandara A.Yani Semarang terus berbenah menyiapkan fasilitas yang layak untuk bandara baru yang tidak jauh letaknya di belakang...
loading...