Nurul Hayat Semarang Salurkan Beasiswa untuk 754 Anak Yatim Dhuafa

Nurul Hayat Semarang Salurkan Beasiswa untuk 754 Anak Yatim Dhuafa

WARGASERUJI.CO.ID – Bulan Juli 2019 Nurul Hayat (NH) Semarang kembali menyalurkan uang beasiswa untuk 754 anak yatim dhuafa yang ada di kota Semarang dan sekitarnya.

Sebanyak 417 anak yatim dhuafa dari kabupaten Demak, 51 anak yatim dhuafa dari kabupaten Semarang, dan 286 anak yatim dhuafa dari kota Semarang menerima beasiswa tersebut.

Adapun total nominal beasiswa yang tersalurkan sejumlah Rp243.620.000.

Selain mendapat beasiswa, anak-anak yatim dhuafa binaan NH juga diarahkan untuk selalu aktif mengaji di TPQ-nya masing-masing. Lalu untuk ibu dari anak yatim diarahkan untuk mengikuti kegiatan pengajian bulanan yang memang diperuntukkan khusus untuk bunda yatim.

Terima kasih kepada para donatur yang telah mengamanahkan sebagian rezekinya kepada Nurul Hayat Semarang. Insya Allah dana yang sudah bapak ibu amanahkan akan sangat bermanfaat untuk kepentingan pendidikan anak yatim dhuafa.

Tulisan ini tanggung jawab penulisnya. Isi di luar tanggung jawab Redaksi. Pengaduan: redaksi@seruji.co.id

Artikel Lain

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Orang Bohong Yang Bertobat vs Orang Bohong Yang Keterusan

Menjaga kejujuran sangatlan penting, sedangkan memelihara kebohongan adalah perbuatan jahat yang akan menghancurkan diri sendiri. Orang yang berbohong lantas bertobat dengan cara mengakui kebohongannya dan...

Whatsapp Seminar Memanfaatkan Setting Akses Grup

Tidak banyak yang tahu, kalau grup Whatsapp sekarang bisa diseting agar hanya admin yang boleh kirim pesan di grup. Caranya pun mudah. Sebagai admin,...

Hikmah Dibalik Fitnah

WARGASERUJI - Menulis adalah menyimpan, menyimpan kenangan. Karena menulis adalah mewariskan, mewariskan sejarah. Maka jangan ada dusta di setiap huruf yang ditinggalkan. (eaaa) Apalagi...

Kudis, Penyakit Kulit Klasik yang Masih Mengusik

Kudis yang dalam bahasa medis disebut scabies merupakan salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit yang bernama  Sarcoptes Scabeiei varian Hominis. Kudis bisa...
close