Grup Pebisnis Paling Bagus Untuk Apa?

Grup Pebisnis Paling Bagus Untuk Apa?

YOGYAKARTA, WARGASERUJI –  Setelah mengikuti Syawalan Asosiasi Pebisnis Yogyakarta (APY) yang diselenggarakan di kedai Kopi Koela, jalan Mondoliko Yogyakarta pada Kamis (27/6), terbetik pemikiran tentang pemanfaatan grup pebisnis. Pemikiran ini muncul setelah beberapa peserta syawalan mengutarakan berbagai informasi dan cerita masing-masing yang cukup menarik untuk disimak.

Jika ada sebuah grup bernama grup bisnis, maka orang yang masuk ke dalam grup tersebut adalah pebisnis atau orang yang ingin berbisnis. Tentu kalau grup pebisnis, tidak begitu cocok jika digunakan untuk berjualan, atau katakan saja melewatkan kesempatan memaksimalkan potensi grup.

Ada banyak peluang dalam grup bisnis. Karena semua anggota grup berpikir untuk berbisnis, maka kesempatan untuk membuka jaringan. Misal, membuka kesempatan untuk menjadi reseller produk miliknya. Dengan penawaran yang menguntungkan bagi reseller, produk bisa cepat terjual dan bisnis bisa berjalan lancar dengan bantuan jaringan pemasar yang banyak.

Bisa juga, bukan reseller. Misal untuk produk jasa, bisa memanfaatkan grup pebisnis untuk mencari pemasar. Beberapa anggota APY bergerak di bidang jasa seperti transportasi, komputer, lawyer, dan lainnya, bisa mengajak anggota grup menjadi pemasar, dengan fee yang menarik misalnya.

Namun, tidak semua bisnis siap untuk itu. Hanya bisnis yang benar-benar dirancang untuk menjadi besar saja yang mampu. Hal ini terkait dengan seberapa besar pasar yang masih terbuka luas, serta seberapa sanggup menyediakan kapasitas produksi. Kalau hanya sampingan, lebih cocok dijual langsung ke konsumen.

Manfaat lain sebuah grup pebisnis, adalah mencari partner. Entah dalam bentuk kerjasama modal, maupun terkait keahlian. Seringkali, terbuka peluang namun perlu partner yang tepat dalam mengambil kesempatan itu. Misal, ada peluang di bidang properti, namun butuh penasehat hukum terkait pertanahan atau kerjasama usaha, kontraktor, dan lainnya.

Berikutnya, informasi. Benar. Banyak orang banyak mata dan telinga. Dalam diskusi APY kemaren, muncul banyak informasi berupa peluang dan lainnya. Misal, peluang broker budidaya jagung dari perusahaan dari pak Sumiaji, peluang pemasaran (soft selling) melalui diskusi di RRI dari pak Agus, dan lain-lainnya.

Namun, informasi mungkin perlu dikelola agar lebih berdaya guna. Ada usulan untuk notulensi itu adalah terobosan mengelola informasi yang baik. Mungkin, ke depan dikembangkan dengan membuat direktori bisnis (semacam katalog) agar lebih tersebar luas di luar grup.

Tidak selalu berbentuk katalog. Bisa saja dalam bentuk bio data dan keahlian. Misal, tidak punya produk namun punya jaringan untuk pemasaran. Tidak punya produk namun punya kemampuan menjual di pasar online. Tidak memproduksi namun bisa membantu dalam legalitas, atau lainnya.

Terakhir, brain storming peluang. Dengan menyatukan berbagai informasi, akan muncul ide-ide peluang bisnis yang benar-benar baru. Karena, peluang muncul dari kebutuhan masyarakat yang tak diduga sebelumnya. Contoh yang paling mencolok adalah harga tanah yang melambung tinggi di sekitar bandara yang baru.

Itulah sekilas pemikiran tentang manfaat grup bisnis. Adakah manfaat lain? Pasti. Sobat sekalian bisa menambahkannya di kolom komentar.

Tulisan ini tanggung jawab penulisnya. Isi di luar tanggung jawab Redaksi. Pengaduan: redaksi@seruji.co.id

Artikel Lain

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Hikmah Dibalik Fitnah

WARGASERUJI - Menulis adalah menyimpan, menyimpan kenangan. Karena menulis adalah mewariskan, mewariskan sejarah. Maka jangan ada dusta di setiap huruf yang ditinggalkan. (eaaa) Apalagi...

Kelebihan Sambung Pucuk

Sambung pucuk memiliki beberapa kelebihan, penggabungan antara kelebihan dengan pembiakan secara generatif dan vegetatif.

Orang Bohong Yang Bertobat vs Orang Bohong Yang Keterusan

Menjaga kejujuran sangatlan penting, sedangkan memelihara kebohongan adalah perbuatan jahat yang akan menghancurkan diri sendiri. Orang yang berbohong lantas bertobat dengan cara mengakui kebohongannya dan...

Pembubaran PT: Prosedur dan Akibat Hukum Pembubaran Berdasar RUPS

Pada tahun 2007 Audi, Aryanda dan Chico mendirikan sebuah Perseroan Terbatas (PT) dengan nama PT AAC, yang bergerak di bidang perdagangan. Namun karena kesibukan...
close