FORPI Sleman Agendakan FDG Pengelolaan Sampah

FORPI Sleman Agendakan FDG Pengelolaan Sampah

SLEMAN, WARGASERUJI – Forum Pemantau Independen Kabupaten SlemanĀ  atau FORPI, agendakan Forum Discussion Group (FDG) tentang pengelolaan sampah. Acara tersebut akan diselenggarakan pada hari Kamis (23/5) di salah satu ruangan Setda Sleman. Tema yang diambil yaitu “Manajemen Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas Upaya Menuju Sleman Bebas Sampah“.

Dalam lampiran surat undangan dari FORPI yang berisi Term of Reference, disebutkan tujuan acara berupa memperoleh masukan mengenai kendala-kendala di dalam pengembangan manajemen pengelolaan sampah berbasis komunitas di Sleman. Selain itu, bertujuan memperoleh rekomendasi perbaikan manajemen pengelolaan sampah berbasis komunitas.

Selanjutnya, masih dalam lampiran, disebutkan alasan mengapa memilih komunitas. Permasalahan sampah tidak selesai bila hanya menggunakan regulasi-regulasi pemerintah seperti larangan pembuangan sampah ataupun pembuatan drum-drum dan tempat pembuangan sampah. Perlu adanya upaya secara sistematik dan komprehensif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang sampah, karena mengubah budaya dan perilaku masyarakat bukanlah persoalan yang mudah.

Walau pengelolaan sampah berbasis komunitas sudah berjalan, namun diharapkan ada sinergi dari berbagai pihak, seperti dari aspek hukum, dukungan politik, kelembagaan, pendanaan dan teknologi, dengan tetap mendorong partisipasi masyarakat sebagai salah satu kunci keberhasilan manajemen pengelolaan sampah berbasis komunitas.

Acara yang rencananya menghadirkan tiga nara sumber itu mengundang peserta dari berbagai pihak, seperti dari pihak Setda, DPRD Kab. Sleman, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Sleman, beberapa kepala dinas terkait, Pengelola Bumdes Persampahan, PD Muhammadiyah Sleman, KADIN, LSM, ormas, masyarakat, dan media/pers.

Kerangka acuan yang dibuat kordinator FORPI Sleman, Drs. Octo Lampito, M.Pd, diharapkan dapat dipakai untuk membantu proses diskusi. Kerangka acuan tersebut berisi dasar pemikiran FDG, tujuan, waktu dan tempat, narasumber, penyelenggara, peserta, dan metode yang digunakan.

Nara sumber dalam acara yang rencananya berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 berasal dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Komunitas Pengelola Sampah Berbasis Komunitas, serta wakil dari FORPI Sleman. Drs. Iswanto, M.Kes adalah yang menjadi wakil Komunitas Pengelola Sampah Sleman, sedangkan Dr. Hempri Suyatna mendapat tugas atas nama FORPI Sleman.

 

Tulisan ini tanggung jawab penulisnya. Isi di luar tanggung jawab Redaksi. Pengaduan: redaksi@seruji.co.id

Artikel Lain

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Hikmah Dibalik Fitnah

WARGASERUJI - Menulis adalah menyimpan, menyimpan kenangan. Karena menulis adalah mewariskan, mewariskan sejarah. Maka jangan ada dusta di setiap huruf yang ditinggalkan. (eaaa) Apalagi...

Pattani Asean Mall Contoh Wakafprenuer di Thailand

Sebagian tulisan ini adalah catatan kiprah Penulis sejak dua tahun menjadi bagian dari proses sejarah pembuktian bahwa wakafprenuer bisa menjadi bagian penting dari fondasi...

Pembubaran PT: Prosedur dan Akibat Hukum Pembubaran Berdasar RUPS

Pada tahun 2007 Audi, Aryanda dan Chico mendirikan sebuah Perseroan Terbatas (PT) dengan nama PT AAC, yang bergerak di bidang perdagangan. Namun karena kesibukan...

Kelebihan Sambung Pucuk

Sambung pucuk memiliki beberapa kelebihan, penggabungan antara kelebihan dengan pembiakan secara generatif dan vegetatif.
close