close

Follow SERUJI

53,147FansSuka
396PengikutMengikuti
7,070PengikutMengikuti
643PelangganBerlangganan

Fahri Hamzah : Amin Rais Sangat Layak

Banyak orang tidak paham siapa Prof Amien Rais, apalagi orang-orang kemarin sore yang tidak paham Indonesia  dan perjuangan menjaganya dari keruntuhan. Fahri melanjtkan bah Amin Rais adalah legenda dalam reformasi, dia terlalu mengerti tentang negeri ini. Tapi beliau guru besar bukan politisi. Cuit Fahri Hamzah 10/6/2018.

Jangan tanya keberaniannya Rais. Suatu masa di bawah rezim otoriter, yang lain diam atau berbisik dalam gelap tapi Prof AR tampil dan berbicara apa adanya.  Dia sampaikan bahwa sudah saatnya suksesi kepemimpinan nasional, Sidang MPR sebaiknya tidak mencalonkan pak Hartol lagi.

“Bagi kami angkatan 98, tidak ada tokoh sekuat Amin dalam melawan otoritarianisme dan bersuara menyampaikan kebenaran, termasuk suara yang bersemayam di dada kami. Maka, beliau paling melegenda di antara banyak tokoh pergerakan.,” lanjut Fahri.

Dalam cuitan yang bersambung selama dua hari ini Fahri menyanjung Amin seagai pemberani.  Amin terlalu tahu dengan apa yang terjadi saat ini, apalagi sistem pemerintah baru karena beliau memimpin amandemen konstitusi.   Amin sering kritis kepada pemerintahan karena dia paham reformasi yang sekarang kita jalani.

Amin tahu kapasitas apa yang diperlukan untuk menggerakkan mesin demokrasi Indonesia  yang canggih ini,  Itu yang bikin beliau kritis.  Jika mesin super canggih demokrasi Indonesia ini dikendarai orang yang punya kapasitas maka kita telah terbang jauh melampaui semua negara yang kita merdeka bersamaan seperti Malaysia, Korsel, Taiwan, RRT, dll.  Tapi malang nasib kita, bukannya pemimpin tambah canggih eh malah tambah amatir. Inilah fakta yang membuat Amin terus merasa harus terus bicara.

Fahri terus bercuit bahwa orang-orang harus dibangunkan, kebenaran harus disampaikan seperti kata Rendra. Jadi wajarlah kalau Amir Rais yang lahir 26 April 1944 (usia 74 tahun) didorong oleh banyak orang untuk maju lagi sebagai calon presiden.

Bukankah Mahathir yang lahir 10 Juli 1925 (93 tahun) baru dilantik menjadi PM baru Malaysia, mereka berkawan, cut Fahri lebih lanjut dengan membandingkan dengan kondisi Malaysia.

“Saya hanya berpikir bahwa memang 2019 kita harus persembahkan kepemimpinan yang memiliki kapasitas terbaik, semoga dengan itu  siapapun terpilih akan baik bagi ibu pertiwi.  Sebab jika kita ngotot dengan apa yang ada, padahal bahan bakunya sebagai pemimpin tidak ada maka rakyat seperti terpenjara dan tersandera harus memilih orang yang kapasitas tiada”, tukas Fahri

“Terus terang, setelah Mahathir naik kembali, saya mendorong para senior untuk maju kembali; ibu Megawati, pak JK, bahkan Pak Habibie, dan yang masih memenuhi syarat sah-nya. Sebab syarat kapasitas dari mereka ada. Amin Rais telah mulai, mari kita lihat selanjutnya apa yang terjadi. Semoga ini menjadi bagian dari berkah Ramadhan, Fahri menutup ceritanya.

Twitter @Fahrihamzah 10-11/6/2018

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Elfizon Amirhttps://elfizonamir.blogspot.co.id/
Direktur Eksekutif DHIBS Pasaman Barat Dokter di RS Islam Ibnu Sina Simpang Empat Yarsi Sumbar Penulis Pemerhati sosial politik

YANG LAGI PRO-KONTRA

Ternyata Bukan Ekonomi Meroket, Tapi Neraca Perdagangan Terburuk Selama 12 Tahun

Pertumbuhan ekonomi tidak jadi meroket, malah neraca perdagangan terburuk selama 12 tahun terkahir.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Mengelola Kasih Tak Sampai Ala Rasulullah SAW

Jatuh cinta bisa datang kapan saja dan pada siapa saja. Beruntunglah bagi yang bisa menikah dengan pasangan jatuh hatinya. Namun,

MIUMI dan Safari Dakwah Ustadz Bachtiar Nasir

MIUMI mengajak muslimin muslimat di seluruh Indonesia untuk bersama-sama menjaga arah perjuangan umat dan menjaga sinergi antara keislaman dan kebangsaan.

Rawat Nenek Ubud, Komunitas Ketimbang Ngemis Bali Berbagi Kebahagiaan

Di usia senjanya, Ni Wayan Lepug (85 tahun) Asal Ubud, Kabupaten Gianyar harus hidup sebatang kara tanpa ditemani oleh keluarganya

Macan Padi dan Pilot Keren Prabowo-Sandiaga Lanjut Ngluruk Jatim

Kegiatan Ngluruk Jatim yang dilakukan oleh dua kelompok relawan militan paslon 02 yaitu Macan Padi Indonesia dan Pilot Keren Prabowo Sandiaga, dilanjut sampai ke...

Tak Hanya Teori, “Aksi Indonesia Muda” Peduli Masyarakat Eks Kusta di Kampung Dangko

Projek sosial yang dilakukan AIM kali ini berupa projek pemberdayaan perempuan dalam bentuk pelatihan pembuatan keset kaki.

‘Macan Padi’ dan ‘Pilot Keren Prabowo-Sandi’ Putihkan Lamongan

etelah sebelumnya meramaikan Kota Madiun, kali ini kelompok relawan Prabowo-Sandiaga, 'Macan Padi' dan 'Pilot Keren Prabowo-Sandi' hadir di Kota Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (9/2).

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

Yusril Ihza Mahendra dan Lukah

WARGASERUJI - Lukah sebuah alat penangkap ikan tradisional yang sering digunakan  penduduk pedalaman dalam menangkap ikan di sungai.  Lukah yang terbuat dari rotan dipasang...

Sekuel Kedua Film The Power of Love, “Hayya the Movie” Shooting di 212 Mart

JAKARTA, WARGASERUJI - Film dengan latar belakang Aksi 212 berjudul 'The Power of Love' sempat booming dan jadi salah satu film lokal yang paling...

TERPOPULER

Ternyata Bukan Ekonomi Meroket, Tapi Neraca Perdagangan Terburuk Selama 12 Tahun

Pertumbuhan ekonomi tidak jadi meroket, malah neraca perdagangan terburuk selama 12 tahun terkahir.

MIUMI dan Safari Dakwah Ustadz Bachtiar Nasir

MIUMI mengajak muslimin muslimat di seluruh Indonesia untuk bersama-sama menjaga arah perjuangan umat dan menjaga sinergi antara keislaman dan kebangsaan.

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Mengelola Kasih Tak Sampai Ala Rasulullah SAW

Jatuh cinta bisa datang kapan saja dan pada siapa saja. Beruntunglah bagi yang bisa menikah dengan pasangan jatuh hatinya. Namun,

Ketika Kata “Akal Sehat” Menangis di Kamus, di Musim Pilpres

- Catatan untuk Rocky Gerung dan Barisan Yang Sepaham. Oleh: Denny JA Di era pemilu presiden, banyak hal didangkalkan. Termasuk makna akal sehat, yang kini seolah...