Follow SERUJI

95,552FansSuka
396PengikutMengikuti
6,639PengikutMengikuti
714PelangganBerlangganan

Perbincangan Bayi Kembar dalam Kandungan

WARGASERUJI – Apakah bayi kembar dalam kandungan saling berkomunikasi? Katakan melakukan perbincangan? Mungkin tidak secara “kata-kata”, tapi jelas berinteraksi tanpa “kesadaran”. Berikut ini sebuah perbincangan fiktif yang didapat dari tulisan berbahasa Ingris yang tak diketahui sumbernya, namun menginspirasi.

Dalam kandungan, ada dua anak kembar saling berbincang. Satu bertanya ke yang lain, “Kamu percaya ada kehidupan setelah hidup kita di sini?”

“Mengapa tidak? Pastilah ada hidup setelah ini. Mungkin, kita dipersiapkan untuk kehidupan lain,” kata satunya lagi.

“Tak mungkin,” kata si bayi pertama. “Tak ada hidup setelah ini. Kalaupun ada, seperti apa hidupnya kalau begitu?”

Si bayi kedua menjawab, “Saya tidak tahu. Mungkin lebih terang dari kita di sini? Atau mungkin kita berjalan dengan kaki kita? Makan pakai mulut kita? Mungkin bisa merasakan sesuatu yang sekarang tidak bisa kita mengerti?”

Yang pertama menanggapi, “Itu bodoh namanya. Jalan dengan kaki? Tak mungkin. Makan pakai mulut? Jangan mengada-ada! Semua sudah tercukupi dari ari-ari kita. Ari-ari juga pendek, tak mungkin bisa pergi ke mana-mana. Jadi, sangat tidak masuk akal!”

Yang kedua membantah,”Ah, mungkin nanti kita hidup dengan cara yang sama sekali berbeda, dan tidak butuh ari-ari lagi.”

Yang pertama menanggapi lagi, “Tak mungkin. Kalau memang ada, kenapa tidak ada yang kembali lagi dari dunia yang kamu percayai itu? Setelah hidup kita ini, tak ada kehidupan lagi. Selesai. Yang ada hanya sepi dan gelap. Kita tak akan ke mana-mana”

“Saya juga tak tahu,” kata yang kedua. “Tapi, jelas kita akan bertemu ibu. Dia yang merawat kita selama ini.”

“Ibu?” tukas si pertama. “Kamu percaya ada ibu? Kamu lucu. Jika ibu ada, di mana sekarang?”

Yang kedua menjawab,”Dia ada di sekitar kita. Kita dikelilingi oleh ibu kita. Kita di dalam ibu kita. Tanpanya, kita tak akan ada.”

Yang pertama berkata,”Aku tak melihatnya. Jadi, logis kalau ibu itu tidak ada. Itu hanya hayalanmu saja.”

Yang kedua mengakhiri, “Kadang, saat sepi, kamu fokus mendengarkan, kehadiran ibu akan terasa. Ada suara sayang, datang dari atas.”

Setelah keduanya lahir dan dewasa, mereka bercakap-cakap lagi. Topiknya, adakah hidup setelah mati, dan adakah Tuhan pencipta.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Muhammad Hanif Priatama
Penulis bebas yang bebas menulis untuk belajar menjadi manusia sesungguh-sungguhnya. https://t.me/sobatbersih

YANG LAGI PRO-KONTRA

Peran Ulama Menolak Segala Bentuk Penjajahan

Ulama menilai proyek OBOR sarat akan kepentingan politis dan berpotensi menimbulkan bahaya bagi bangsa Indonesia khususnya dan kawasan Asia Tenggara umumnya. Selain bahaya jebakan hutang Tiongkok yang dikhawatirkan, juga upaya kolonialisasi Tiongkok melalui proyek tersebut.

Islam Menjaga Kepemilikan SDA

Penjajahan atas sumber daya alam Indonesia masih berlangsung. Ini ditandai dengan saham PT Freeport Indonesia (PTFI) 59% masih dimiliki oleh Amerika Serikat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Sinergi Magot dan Cacing Atasi Sampah Berbasis Komunitas

WARGASERUJI - Dalam sebuah diskusi, Henry Supranto menyebut bahwa dengan magot dan cacing, bisa menjadi solusi masalah sampah. Henry Supranto sendiri menciptakan alat...

Reaktor Cacing Solusi Atasi Sampah

Semua organik akan diurai cacing, sedangkan anorganik akan utuh. Reaktor cacing ternyata bisa berfungsi untuk memilah sampah. Hal ini mengatasi cara memilah kemasan yang tersusun atas organik dan anorganik, seperti kemasan minuman kotak, pembalut, dan popok bayi.

Lalat Magot Solusi Atasi Sampah

Henry Supranto mengklaim mampu mengolah sampah organik dengan cepat dengan lalat magot hingga lima belas ton dalam sebulan. Bahkan, dengan kondisi tertentu bisa mengolah satu ton sehari. 

Wacana Guru Impor Bukan Solusi bagi Dunia Pendidikan

Pendidikan adalah suatu hal yang berharga bagi bangsa ini. Namun apa yang diwacanakan kepada rakyat dengan mendatangkan orang asing ke negeri sendiri, pada faktanya melukai  hati rakyat. Terutama kalangan guru. Terkhususnya tentulah guru honorer yang tidak dihargai dengan upah yang memadai.

Gerakan Memanen Air Hujan

Ada 21 metode dalam memanen air hujan. Dari dua puluh metode itu, ada yang bisa dilakukan oleh masyarakat, yang dampaknya kecil. Adapun yang berdampak sedang, menjadi wewenang dan tanggung jawab pemerintah daerah. Sisanya, skala luas dan menasional yang menjadi tanggungjawab pemerintah pusat.

Air Hujan untuk Air Minum Kesehatan

Sri Wahyuningsih sebagai penggerak komunitas yang diberi nama Banyu Bening, memberikan paparan tentang menggunakan air hujan untuk air minum kesehatan.

Kajian Ekonomis Reaktor Cacing

Reaktor cacing temuan Puji Heru Sulistiyono, berhasil meraih beberapa penghargaan dan apresiasi dari Gubernur DIY, Kalpataru dan CSR Pertamina TBBM Rewulu.

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Peran Ulama Menolak Segala Bentuk Penjajahan

Ulama menilai proyek OBOR sarat akan kepentingan politis dan berpotensi menimbulkan bahaya bagi bangsa Indonesia khususnya dan kawasan Asia Tenggara umumnya. Selain bahaya jebakan hutang Tiongkok yang dikhawatirkan, juga upaya kolonialisasi Tiongkok melalui proyek tersebut.

Hikmah Dibalik Fitnah

WARGASERUJI - Menulis adalah menyimpan, menyimpan kenangan. Karena menulis adalah mewariskan, mewariskan sejarah. Maka jangan ada dusta di setiap huruf yang ditinggalkan. (eaaa) Apalagi...

Air Hujan untuk Air Minum Kesehatan

Sri Wahyuningsih sebagai penggerak komunitas yang diberi nama Banyu Bening, memberikan paparan tentang menggunakan air hujan untuk air minum kesehatan.

Gerakan Memanen Air Hujan

Ada 21 metode dalam memanen air hujan. Dari dua puluh metode itu, ada yang bisa dilakukan oleh masyarakat, yang dampaknya kecil. Adapun yang berdampak sedang, menjadi wewenang dan tanggung jawab pemerintah daerah. Sisanya, skala luas dan menasional yang menjadi tanggungjawab pemerintah pusat.