close
Ingin Menulis di WARGA SERUJI? Klik disini

Nah.. Giliran API Laporkan Sukmawati ke Polda Kalimantan Tengah

Palangkaraya – Puisi Sukmawati Soekarnoputri yang berjudul “Ibu Indonesia” ternyata makin berbuntut panjang. Kali ini, Aliansi Pemuda Islam (API) Kalimantan Tengah, Senin (9/4) melaporkan ke Polda Kalimantan Tengah (Kalteng).

Hal itu dibuktikan dengan adanya laporan yang disampaikan anggota API, diantaranya Yaser Arafat, Agus Hermawan, Rudini, Andi Wira Hadikusuma, Herry Mustahafah, dan Abdullah melalui kuasa hukumnya Rusdi Agus Susanto, SH ke Mapolda Kalteng.

Loading...

“Kami akan melakukan aksi jika laporan ini tidak ditindaklanjuti. Dan akan mendesak serta menyurati Mabes Polri juga Presiden jika tidak diproses secara adil,” tegas Abdullah usai laporan kepada kami.

Adapun yang menjadi alasan hukum dari laporan tersebut adalah, pada hari kamis tanggal 29 maret 2018 pada acara 29 tahun “Anne Avantie Berkarya Indonesia” fashion week 2018, di Jakarta Convention Center (JCC). Terlapor membaca puisi tersebut dianggap merendahkan serta melecehkan umat Islam.

“Seperti pada kasus-kasus lain, banyak masyarakat yang meminta maaf tapi tidak dibebaskan. Walaupun adanya mediasi yang dilakukan, tapi hal itu tidak bisa menghapus tindak pidana yang dilakukan. Siapa saja yang merasa tersinggung, sah-sah saja untuk melaporkan.” ucap Rusdi kuasa hukum API.

Dalam penggalan puisi yang dibacakan terlapor, sambung Rusdi, ada frasa kalimat “Aku tak tau syariat islam yang kutahu sari konde ibu indonesia sangatlah indah, lebih cantik dari cadarmu”. Dan “Aku tak tahu syariat islam yang kutahu suara kidung ibu indonesia sangat elok lebih merdu dari alunan adzan mu”.

“Kami menganggap penggalan puisi tersebut yang dibacakan terlapor jelas merupakan penghinaan, merendahkan dan melecehkan umat islam. Hal itu sudah memenuhi unsur tindak pidana sebagaimana diatur ada pasal 156 a KUHP,” paparnya.

Langganan berita lewat Telegram
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Suhud Mas'ud
Dewan Pengawas Executiv YATARIS GP Ansor Kotawaringin Barat Pengurus FKUB Pemerhati Budaya Daerah
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

Loading...

TANGGAPAN TERBANYAK

TERPOPULER