close
Ingin Menulis di WARGA SERUJI? Klik disini

Jelang Ramadhan Prostitusi Ditutup, Idrus Marham : Pelacuran Adalah Perbudakan

Kotawaringin Barat – Menteri Sosial, Idrus Marham dalam lawatannya di Kumai Kotawatingin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah mengatakan praktek pelacuran atau prostitusi itu sama halnya perbudakan. Penegasan tersebut ia sampaikan pada pidato dalam acara Deklarasi pemulangan 61 pekerja sex komersial (PSK)  dari tiga tempat yang berada di Kabupaten Kobar, Selasa (15/5).

“Hampir disemua prostitusi mereka para pekerja itu (PSK) diperlakukan seperti budak. Mereka hanya diberi upah sekian persen dari para mucikari atau orang yang membawanya,” ucap Idrus di depan Bupati Kobar dan juga para pejabat setingkat lainnya.

Loading...

Menurutnya, banyak temuan yang dianggap tidak manusiawi. Salah satunya adalah penahanan identitas yang bersangkutan agar tidak bisa kembali pulang ke daerah asalnya sebelum menguntungkan.

“Untuk prostitusi lokal, KTP-nya ditahan, sedangkan yang di luar negeri itu paspornya ditahan oleh bosnya. Tujuannya agar mereka tidak bisa kabur melarikan diri atau pulang ke daerahnya,” jelasnya di depan puluhan PSK yang saat itu dikumpulkan di gedung ruang tunggu penumpang Pelabuhan Panglima Utar Kumai.

Kehadiran kami, sambung Mensos, ingin melihat langsung kondisi masyarakat dan menyaksikan langkah-langkahnya yang sudah berhasil. Karena, imbuh dia, sekarang kewenangan dilimpahkan pada daerah masing-masing untuk mengambil kebijakan-kebijakan yang ada.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemda Kobar, dalam kehadirannya telah disuguhi nilai-nilai budaya dengan tarian daerah. Hal itu harus menjadi acuan sikap dan prilaku bangsa Indonesia, karena apa yang terkandung dalam budaya semuanya berisi pesan moral.

Sebelum mengakhiri pidatonya, Idrus memberikan pesan moral, khususnya kepada para PSK yang akan dipulangkan ke Pulau Jawa tersebut agar selalu percaya bahwa niat yang baik akan mendapatkan jalan dari Allah SWT. Tidak beda dengan niat dan upaya Pemda Kobar, penutupan tiga lokalisasi itu hanya semata-mata karena hidayah Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Mulailah menata kehidupan baru untuk masa depan. Tidak perlu risau, Allah SWT pasti akan membukakan pintu rezeki,” pungkasnya.

Langganan berita lewat Telegram
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Suhud Mas'ud
Dewan Pengawas Executiv YATARIS GP Ansor Kotawaringin Barat Pengurus FKUB Pemerhati Budaya Daerah
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

Loading...

TANGGAPAN TERBANYAK

TERPOPULER