Ingin Menulis di WARGA SERUJI? Klik disini

Dapat Bantuan Berjuta-juta, PSK : Senang, Tapi Malu

Kotawaringin Barat – Deklarasi Pemulangan 61 pekerja sex komersial (PSK) ke Pulau Jawa, Selasa (15/5) di Pelabuhan Panglima Utar Kumai menyisakan kesedihan tersendiri bagi LE (28) perempuan asal Jawa.   Pasalnya, ketika berangkat ke Pulau Kalimantan ia berpamitan kepada keluarganya hendak bekerja di rumah makan.

Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah, Nurhidayah dalam pidatonya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak terkait atas terlaksanya penutupan tersebut. Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada para tuna susila atas sikap kooperatifnya.

“Terima Kasih kepada Bapak Menteri dan semuanya yang telah membantu suksesnya deklarasi ini. Pemerintah pusat dan Pemda Kobar tetap akan memperhatikan dan akan memberikan bantuan,” ucap Nurhidayah di depan Menteri Sosial Idrus Marham.

Nurhidayah menjelaskan jika para PSK nantinya akan mendapatkan bantuan dari pemerintahan pusat sebesar 5.500 ribu per orang. Sedangkan Pemda Kobar juga akan memberikan bantuan, dan masih ditambah bantuan dari pengusaha H. Abdul Rasyid masing-masing 2.500 ribu rupiah. Namun, pesan Nurhidayah, jangan sampai kembali ke Kobar lagi dalam profesi yang sama.

“Tolong saling mendukung dan saling mentaati aturan. Perdanya sudah ada, jadi kalau terbukti mengulangi lagi ya pasti ada sanksinya,” tegas Bupati.

Sementara itu, LE saat ditanya tanggapannya mengenai bantuan yang jumlahnya cukup besar tersebut awalnya diam. Namun pada akhirnya ia angkat bicara jika bantuan dari pemerintah itu sangatlah berarti bagi dirinya.

“Seneng sih, tapi malu ketemu keluarga. Karena dulu saya pamitnya kerja di rumah makan,” ucapnya.

LE juga mengatakan, sudah dua kali lebaran ia pulang ke Jawa. Namun saat itu ia bersama teman-temannya dan tidak diantar oleh petugas dinas sosial.

“Mudah-mudahan petugasnya tidak sampai ke rumah saya. Saya takut dan malu, keluarga dan tetangga pasti berdatangan,” ujarnya.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Suhud Mas'ud
Dewan Pengawas Executiv YATARIS GP Ansor Kotawaringin Barat Pengurus FKUB Pemerhati Budaya Daerah
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TANGGAPAN TERBANYAK

TERPOPULER