Admin Warga

Tulisan Terbaru

Lima Sikap Rasul Kepada Kaum Musyrikin   

Secara garis besar, manusia diberi petunjuk untuk menempuh jalan hidupnya. Berikut ini lima sikap Rasul kepada kaum musyrikin yang perlu dicontoh oleh umatnya.

Orang Musyrik: Mengapa Binatang Dimatikan Allah Haram?

Orang-orang musyrik bertanya mengapa hewan dimatikan Allah haram dimakan? Mengapa hanya hewan yang disembelih dengan menyebut nama Allah saja yang halal? Bukankah semua mati karena Allah yang mematikannya?

Mukjizat Datang, Azab Diundang

Sesungguhnya telah datang tanda yang jelas yaitu Al Quran, sehingga alasan yang dibuat buat itu hanya menutupi kebusukan hatinya. Andai mukjizat datang, mereka tetap ingkar Azab pun diundang.

Orang-orang Rawan Terpedaya Setan

Setan itu pengganggu sekaligus pembujuk. Setan dari golongan jin diutus Iblis untuk menyesatkan manusia. Mereka bersekutu dengan setan golongan manusia. Namun, tidak semua orang rawan terpedaya setan.

Jin Penyebar Kebohongan Menikmati Masa Panen

Andai hanya imajinasi semata, pastilah mudah dibantah. Satu-satunya alasan mengapa demikian karena ada jin penyebar kebohongan, sengaja menyesatkan manusia atas perintah Iblis.

Bumi Disiapkan Sangat Akurat Untuk Manusia

Manusia adalah makhluk hidup khusus yang berbeda dengan makhluk hidup lainnya. Manusia diciptakan bermula dari seorang Adam, setelah segala sesuatu di bumi sudah siap untuk ditinggali. Disiapkan secara sangat akurat untuk manusia.

Menghidupkan Yang Mati

Dalam ilmu biologi, tumbuhan berkembang biak bisa melalui biji. Selama lingkungan mendukung, sebutir biji bisa berkecambah kemudian menjadi tumbuhan baru. Namun hingga hari ini, manusia hanya tahu mengapa biji bisa tumbuh. Membiarkan misteri mengapa sekumpulan atom yang sama dengan atom-atom benda-benda mati bisa menjadi makhluk hidup yang berkembang biak. Siapa menghidupkan yang mati, tidak terjawab.

Jebakan Allah Atas Kaum Musyrikin

Al Quran telah diturunkan dengan berbagai argumentasi yang jelas tanpa bisa dibantah. Juga, banyak ayat yang diulang-ulang dengan maksud tertentu, salah satunya sebagai jebakan Allah atas kaum musyrikin.