close
Ingin Menulis di WARGA SERUJI? Klik disini

Para Ketua Umum Partai Yang Tersandung Korupsi, Akankah PKS Jadi Juara?

Walau korupsi dianggap kejahatan luar biasa, dan sudah dibuatkan UU khusus, yaitu UU Tipikor dengan hukuman tinggi untuk menjerat pelakunya, serta adanya KPK sebagai lembaga “super body” yang setiap saat mengintai pelaku korupsi, tapi nampaknya pelaku korupsi tidak makin jera, tidak takut dengan ancaman hukuman yang ada.

Korupsi tidak makin berkurang, malah sekarang makin bertambah. Hampir semua jenis jabatan di negara ini, yang mendudukinya pernah terjerat kasus korupsi. Dari pegawai rendah, Bupati, Wali Kota, Gubernur, Gubernur BI, Direksi BUMN, hingga Menteri. Hanya yang menduduki jabatan Presiden dan Wakil Presiden saja nampaknya yang belum ada jadi terpidana koprupsi.

Partai politik sebagai salah satu sumber kepemimpinan daerah dan nasional, ternyata belum mampu membuat para kadernya untuk tidak tergoda “nyolong” uang rakyat.

Loading...

Yang memprihatinkan, Ketua Umum Partai Politik yang seharusnya terdepan mencegah kadernya korupsi dengan menjadi contoh sebagai politisi yang bersih, ternyata juga tidak sedikit yang tersandung korupsi.

Ada 4 mantan Ketua Umum parpol yang saat ini sudah divonis sebagai terpidana korupsi dan sedang “menikmati” hidupnya di kerangkeng besi. Mereka adalah Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lutfi Hasan Ishaaq, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali, dan yang baru saja divonis karena kasus korupsi E-KTP, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

Keempat mantan Ketum parpol yang telah dihukum itu, sepertinya akan segera mendapatkan teman baru, sebagai sesama Ketum Partai yang divonis korupsi, jika Nur Mahmudi Ismail yang saat ini ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Depok, nanti menjadi terdakwa dan divonis hakim terbukti bersalah.

Nur Mahmudi yang merupakan Presiden PKS pertama, waktu masih bernama Partai Keadilan (PK), tersandung dugaan korupsi APBD pembebasan lahan Jalan Nangka di Depok.

Jika Nur Mahmudi nanti terbukti bersalah dan divonis hakim sebagai terpidana korupsi, maka PKS akan menjadi juara sebagai partai dengan Ketua Umum paling banyak meringkuk ditahanan sebagai terpidana korupsi.

Berikut mantan Ketum Parpol dan kasus yang membuat mereka harus menikmati hidup di penjara (sumber: Kompas.com);

Langganan berita lewat Telegram
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Anto
Pencari berita disepanjang jalanan.
loading...

48 KOMENTAR

  1. Sebelum yang sekarang.. Ceritanya ada tukang bakso gerobak keliling.abang tukang bakso sedang posisi tidur..setelah terlelap ada orang jahat,mencuri beberapa butir bakso.
    Sebut saja:
    Mawar mencuri: 5 butir bakso
    Melati mencuri:10 butir bakso
    Kenanga mencuri:15 butir bakso
    Mereka ber 3 adalah tangan2 jahil yg sedikit demi sedikit mencuri dan masih malu2.tp masih menyisakan sisa utk abang tukang bakso.
    Nah kl sekarang berbeda..tanpa malu2 sekalian gerobagnya di sikat tanpa ampun..malang oh malang..

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

Loading...

TANGGAPAN TERBANYAK

TERPOPULER