Keong Sawah dan Cacing, Rakyat Harus Pilih Yang Mana

Banyak orang bilang era sekarang ini adalah era gemilang. Ada juga yang bilang era sekarang ini adalah era paling cemerlang. Bahkan dengan lantang, ada yang mengatakan pembangunan merata, ekonomi meroket, rakyat sejahtera, angka kemiskinan turun, hukum sangat adil, korupsi berkurang dan sebagainya.

Disisi lain juga banyak yang mengatakan bahwa semua yang terjadi itu sebaliknya. Era sekarang ini dianggap era serba susah dan membingungkan. Hampir disemua daerah ketimpangan makin terlihat nyata, mulai dari ekonomi, sosial dan juga keadilan.

Ketika rakyat mengadu mahalnya harga beras, ada yang mengatakan, porsi makan dikurangi dan diet saja. Ketika rakyat mengadu lagi tingginya harga cabai, ada juga yang bilang tanam sendiri saja. Tapi ketika rakyat mengadu, mengeluh dan mencari keadilan atas apa yang menimpanya, mereka seakan diam seribu bahasa.

Di jaman teknologi seperti sekarang ini, hampir setiap hari rakyat disuguhi tontonan yang menarik berupa video, gambar dan tulisan yang semua itu hanyalah pencitraan belaka. Dari yang tadinya tidak baik dipoles sedemikian rupa sehingga seolah-olah terlihat baik dan bijaksana. Dari yang tadinya berwarna hitam legam disulaplah warna itu, sehingga tampaklah putih, bersih dan bersinar.

Jenuh, masyarakat seakan sudah lelah dengan sandiwara semua itu. Waktu daging sapi mahal, ada yang menyarankan untuk beralih kosumsi keong sawah. Begitu pula ketika ada makanan kadaluarsa dan cacingan, ternyata ada yang lebih tega mengatakan bahwa itu banyak proteinnya.

Nasib, setiap persoalan serius yang dihadapi ratusan juta anak bangsa ini seakan-akan hanya menjadi bualan dan harus terjawab dengan linangan air mata. Alih-alih semua bilang dan memperjuangkan nasib rakyat, katanya, tapi pada akhirnya rakyatlah yang jadi kurban masuk dalam kubangan lumpur yang sangat hina.

Menengok banyaknya persoalan yang dihadapi bangsa ini, disitulah rakyat semakin sedih ketika harus memilih dan membedakan mana warna hitam dan mana warna putih. Mereka juga semakin sulit membedakan mana keong sawah dan mana daging sapi, mana cacing berprotein dan mana makanan bervitamin.

Loading...
Suhud Mas'ud
Dewan Pengawas Executiv YATARIS GP Ansor Kotawaringin Barat Pengurus FKUB Pemerhati Budaya Daerah
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TANGGAPAN TERBANYAK

TERPOPULER

SAVE_20180815_181535

Harapan Jonru Ginting untuk Prabowo Sandiaga

Lewat tulisan tangan yang dia tulis dari Rutan Cipinang. Berikut isi suratnya: Selamat berjuang untuk Prabowo Sandi. Saya dari balik jeruji penjara terus berdoa semoga...
FB_IMG_1534511438425

Bedanya Sandiaga Uno dan Pak Jokowi