Topik: Papua

Papua Membara, Sampai Kapan?

Mantan calon wakil Presiden Sandiaga Uno menganggap wajar jika masyarakat Papua marah karena ketimpangan ekonomi yang ada tergolong memprihatinkan. Sandi menyebut tingkat kemiskinan masyarakat Papua delapan kali lipat dibanding warga Jakarta. Padahal, daerah mereka begitu kaya dengan berbagai jenis sumber daya alam.

Pilih Keluarga Besar Indonesia atau Persatuan Bangsa?

Keluarga adalah istilah yang sudah melekat dalam kultur ketimuran. Namun, penetrasi budaya Barat melalui slogan demokrasi dan liberalisasi mengikis sedikit demi sedikit. Termasuk, dalam kehidupan bernegara.

Pemakan Tanah Papua, Siapa?

Keluarga Besar Indonesia, sepertinya lebih enak diterima daripada "NKRI Harga Mati". Lebih humanis, merangkul. Antara hati dengan hati. Saling bantu, bukan berebut. Saling melindungi, bukan saling menguasai.

Hai Papua, Saya yang Monyet

Seberapa jauh soal monyet ini memerangkap alam bawah sadar kita? Mudah-mudahan cuma segelintir orang atau aparatur saja. Jika meluas, perlu edukasi anti rasisme di sekolah-sekolah. Jika segelintir, harus dibawa ke aparatur hukum. Semoga orang-orang Papua memaafkan kami. Setidaknya memaafkan saya yang non Papua. Mungkin saya lah monyet itu.

Kapsul Waktu, Kebijakan Yang Kurang Bijak

Pembangunan monumen Kapsul Waktu di Merauke Papua menghabis dana Rp 89,9 Miliar.  Anggaran berasal dari anggaran kegiatan Ruang Terbuka Hijau pada DIPA APBN di...
close